Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta telah menyiapkan langkah untuk mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan Salemba, Jakarta Pusat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui uji coba pengaturan lalu lintas Sistem Satu Arah (SSA) atau one way di Jalan Salemba Tengah. Uji coba tersebut akan diberlakukan mulai 6 hingga 20 Januari 2026. Rekayasa lalu lintas ini diterapkan menyusul tingginya volume kendaraan serta kerap terjadinya penumpukan dan konflik arus di kawasan tersebut. Salah satu titik rawan berada di Jalan Salemba Raya yang kerap menimbulkan antrean panjang hingga ke Jalan Salemba Tengah. "Terjadi konflik crossing di Jalan Salemba Raya, menyebabkan tundaan antrean di Jalan Salemba Tengah dan rawan kecelakaan (keselamatan jalan menjadi berkurang),” tulis Dishub DKI Jakarta dalam keterangannya, dikutip Senin (5/1/2026). Dalam skema yang diterapkan, Jalan Salemba Tengah yang sebelumnya dapat dilalui dua arah akan diubah menjadi satu arah. Kendaraan hanya diperbolehkan melintas dari arah Jalan Salemba Raya menuju Jalan Percetakan Negara, Jalan Paseban Raya, dan Jalan Pramuka Jati. Sementara itu, kendaraan dari arah Jalan Pramuka Jati dan Jalan Percetakan Negara yang hendak menuju Jalan Salemba Raya tidak dapat lagi melintas langsung melalui Jalan Salemba Tengah. Pengguna jalan harus memutar melalui Jalan Paseban Raya sebagai jalur alternatif. Rekayasa lalu lintas di Tugu Batu Sawangan berlaku sampai 5 Juni 2025 Dengan diberlakukannya sistem satu arah ini, Dishub DKI Jakarta juga menyiapkan sejumlah ruas jalan sekitar sebagai jalur pengurai. Jalan Paseban Raya menjadi salah satu rute utama yang diarahkan untuk menampung arus kendaraan dari arah Pramuka Jati dan Percetakan Negara menuju Salemba Raya. Pengendara diimbau untuk menyesuaikan rute perjalanan dan memperhitungkan waktu tempuh, khususnya pada jam-jam sibuk pagi dan sore hari. Berikut sejumlah alternatif jalan yang bisa dimanfaatkan: 1. Via Jalan Paseban Raya Bagi pengendara dari arah Jalan Pramuka Jati atau Jalan Percetakan Negara yang ingin menuju Salemba Raya, rute utama yang disarankan adalah melalui Jalan Paseban Raya. 2. Via Jalan Kramat Raya Pengguna jalan juga dapat memilih memutar melalui Jalan Kramat Raya, terutama bagi kendaraan yang hendak menuju kawasan Senen, Kwitang, atau Cikini. 3. Via Jalan Matraman Raya Bagi kendaraan dari arah timur Jakarta, Jalan Matraman Raya bisa dimanfaatkan sebagai jalur pengurai menuju Salemba atau Cikini tanpa harus melewati Jalan Salemba Tengah. 4. Via Jalan Raden Saleh Pengendara yang hendak menuju kawasan Cikini dan sekitarnya dapat memanfaatkan Jalan Raden Saleh sebagai jalur alternatif. Dishub DKI Jakarta juga mengimbau para pengguna jalan agar menghindari ruas jalan tersebut dan dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang telah ditetapkan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, petunjuk petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan di jalan Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang