Pada masa mudik Lebaran 2026/1447 H, PT ASDP Indonesia Ferry memastikan perjalanan mudik lewat jalur penyeberangan menjadi lebih ringan di kantong. Caranya, melalui stimulus diskon tarif serta penerapan skema single tarif di sejumlah lintasan strategis. Kebijakan ini dijalankan berdasarkan Surat Keputusan Bersama lintas kementerian dan lembaga terkait pengaturan lalu lintas dan layanan penyeberangan selama masa Angkutan Lebaran 2026. Serta Surat Direktur Jenderal Perhubungan Darat mengenai penerapan tiket satu harga (dynamic pricing) pada lintas Merak–Bakauheni. Ribuan kendaraan pemudik menumpuk di Gerbang Pelabuhan Bakauheni, Sabtu (5/4/2025) malam. Sejalan dengan kebijakan ini, pola layanan operasional di dermaga akan disesuaikan dengan jadwal serta kebutuhan pengaturan trafik. Pengguna jasa akan dilayani sesuai penempatan kapal dan dermaga yang telah ditetapkan. Pada periode tersebut, tidak ada pemilihan layanan reguler maupun ekspres berdasarkan preferensi waktu, melainkan mengikuti pengaturan operasional guna menjaga kelancaran arus penyeberangan. Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, mengatakan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari strategi nasional dalam pengelolaan trafik dan pelayanan publik. Pelabuhan Ketapang Banyuwangi mulai dipadati kendaraan. “Melalui stimulus dan single tarif, kami ingin memastikan mudik Lebaran 2026 berlangsung lebih tertib, terjangkau, dan lancar,” ujar Heru, dalam keterangan resmi, Minggu (22/2/2026). “Ini adalah bentuk kolaborasi pemerintah dan BUMN untuk menghadirkan perjalanan penyeberangan yang aman sekaligus meringankan beban masyarakat,” kata dia. Program stimulus diberlakukan selama 20 hari, mulai 12 hingga 31 Maret 2026. Kebijakan ini mencakup 14 pelabuhan dan berdampak pada tujuh lintasan reguler maupun ekspres. Antrean kendaraan yang hendak masuk kapal di Pelabuhan Gilimanuk Bali, Kamis (27/3/2025) Total kebutuhan anggaran stimulus mencapai Rp35,55 miliar. Program ini diperkirakan memberikan manfaat langsung kepada 403.487 penumpang dan 945.501 kendaraan, atau setara sekitar 2.403.928 orang berdasarkan asumsi konversi jumlah penumpang dalam kendaraan. Stimulus diberikan dalam bentuk diskon 100 persen tarif jasa kepelabuhanan, yang secara rata-rata setara 21,9 persen dari total tarif tiket penyeberangan. Diskon tarif transportasi ini berlaku terbatas bagi penumpang pejalan kaki dan kendaraan penumpang. Kepadatan kendaraan di dermaga 6 Pelabuhan Merak, Banten pada saat puncak arus balik Minggu (6/4/2025). Untuk layanan reguler, stimulus diberikan kepada pejalan kaki, kendaraan Gol II, dan Gol IVA. Sementara pada layanan eksekutif, diskon berlaku bagi pejalan kaki dan kendaraan Gol II. Artinya, masyarakat yang mudik menggunakan sepeda motor maupun mobil pribadi berpotensi menikmati tarif yang lebih ringan dibandingkan periode normal. Situasi Pelabuhan Bakauheni pada Senin (7/4/2025) siang. Diskon berlaku pada lintasan: Bakauheni (Reguler PP) - Merak–Bakauheni (Eksekutif PP) - Ketapang–Gilimanuk (PP) - Lembar–Padangbai (PP) - Kayangan–Pototano (PP) - Tanjung Uban–Telaga Punggur (PP) - Ajibata–Ambarita (PP) - Sape–Labuan Bajo (PP) Antrean kendaraan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Selain stimulus diskon, lintas Merak–Bakauheni juga menerapkan kebijakan single tarif. Skema ini berlaku pada: - 13 Maret 2026 pukul 12.00 WIB hingga 20 Maret 2026 pukul 15.00 WIB untuk keberangkatan dari Pelabuhan Merak. - 23 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB untuk keberangkatan dari Pelabuhan Bakauheni. Foto udara antrean truk pengangkut logistik menunggu giliran memasuki kapal di Pelabuhan Bulusan, Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (25/7/2025). Untuk mengurai kemacetan kendaraan bertonasi besar yang mencapai 31 kilometer, PT ASDP Indonesia Ferry menambah satu armada kapal yakni KMP Gading Nusantara yang mampu mengangkut 20-30 truk dalam satu kali penyeberangan menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali. ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/tom. Dalam periode tersebut, tidak ada perbedaan tarif antara layanan reguler dan ekspres. Skema single tarif dilakukan dengan menyamakan tarif layanan eksekutif dengan tarif layanan reguler pada golongan pejalan kaki dan kendaraan penumpang. Dengan kombinasi diskon tarif dan penyamaan harga layanan, mudik Lebaran tahun ini diharapkan tak hanya lebih lancar, tetapi juga lebih bersahabat bagi dompet pemudik. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang