Menjelang musim mudik Lebaran yang tinggal beberapa hari lagi, PT Jasa Marga (Persero) Tbk memastikan seluruh ruas jalan tol yang dikelola berada dalam kondisi prima. Tingginya curah hujan yang berlangsung secara intens dalam beberapa waktu terakhir berpotensi menyebabkan gangguan pada perkerasan jalan. Kondisi tersebut diperparah dengan beban lalu lintas akibat beredarnya kendaraan muatan berlebih atau over dimension over loading (ODOL) yang mempercepat kerusakan pada permukaan jalan. Menyikapi hal tersebut, serta perkiraan BMKG mengenai kondisi cuaca yang secara umum pada periode Lebaran 2026 didominasi hujan, Jasa Marga melakukan percepatan program preservasi jalan tol secara menyeluruh dan berkelanjutan. Diharapkan dengan langkah tersebut, seluruh gangguan perkerasan jalan tol dapat ditangani secara optimal hingga 14 Maret 2026 mendatang. Perbaikan jalan di ruas tol Jasa Marga Rivan A. Purwantono, Direktur Utama Jasa Marga, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jalan tol atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat gangguan perkerasan di sejumlah ruas tol. “Kami berkomitmen melakukan percepatan preservasi sehingga keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan tol tetap terjaga, terutama dalam menghadapi lonjakan volume lalu lintas saat arus mudik dan balik Lebaran,” ujar Rivan, Kamis (12/3/2026). Secara teknis, pekerjaan preservasi meliputi scraping, filling, dan overlay (SFO) untuk memulihkan kualitas permukaan jalan, penanganan cepat terhadap lubang (patching), serta penguatan struktur perkerasan pada titik-titik yang terdampak beban kendaraan ODOL. Jasa Marga juga melakukan pembersihan dan normalisasi saluran drainase guna mencegah genangan akibat curah hujan tinggi yang berpotensi mempercepat degradasi konstruksi jalan. Selain itu, kegiatan preservasi juga meliputi pengecatan marka jalan, perbaikan guardrail, pemeliharaan rambu, serta penerangan jalan umum (PJU). Perbaikan jalan di ruas tol Jasa Marga Preservasi dilakukan dengan pendekatan proaktif, preventif, dan rutin. Seluruh upaya ini merupakan bagian dari komitmen perseroan dalam menjaga keandalan infrastruktur sekaligus meningkatkan kualitas pengalaman pengguna jalan. Menurut Rivan, pekerjaan preservasi dilaksanakan dalam pengawasan Kementerian Pekerjaan Umum sebagai bagian dari pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM). “Untuk itu, proses preservasi ini kami lakukan secara masif dan terkoordinasi agar setiap ruas tol berada pada level layanan prima. Sekali lagi kami mohon maaf kepada pengguna jalan,” ujar Rivan. Sebagai upaya menjaga kondisi perkerasan tetap dalam kategori baik, Jasa Marga akan melaksanakan metode perbaikan struktural melalui pekerjaan SFO dan rekonstruksi pada seluruh ruas jalan tol Jasa Marga Group. Perseroan juga melakukan patching permanen pada titik-titik yang memerlukan penanganan segera guna memastikan kualitas perkerasan tetap optimal dan berkelanjutan. Tol Semarang-Batang, tol Batang-Semarang. Tol Semarang-Batang terbaru 2026. Tarif tol Semarang-Batang terbaru 2026. Tarif tol Batang-Semarang terbaru 2026. Pelaksanaan pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan pengaturan lalu lintas yang ketat agar tidak mengganggu mobilitas masyarakat. Mayoritas pekerjaan dilaksanakan pada malam hingga dini hari dengan pembatasan satu lajur, serta dilengkapi rambu peringatan dan perangkat pengamanan di lokasi pekerjaan. Petugas patroli dan unit derek juga disiagakan selama 24 jam untuk memastikan respons cepat terhadap kondisi darurat di lapangan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang