Menjelang arus mudik Lebaran 2026, pertanyaan soal diskon tarif tol kembali mencuat di tengah masyarakat. Banyak pemudik berharap adanya potongan harga seperti yang pernah diterapkan pada periode libur panjang sebelumnya. Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan Purwantono, mengatakan bahwa saat ini belum ada arahan dari pemerintah terkait pemberian diskon tarif tol pada periode mudik Lebaran tahun depan. Diskon tarif tol sebesar 20 persen mulai berlaku di Tol Trans Jawa. “Belum ada arahan (diskon tarif tol). Dari Jasa Marga sendiri, saat ini belum ada rencana. Tidak satu pun operator, termasuk BUMN, yang menyatakan akan memberikan diskon, karena ini sangat bergantung pada program dari pemerintah,” ujar Rivan di Menara Kompas, Jakarta, Selasa (27/1/2026). Rivan menjelaskan, diskon tarif tol sejatinya tidak semata-mata diberikan untuk meringankan biaya perjalanan pemudik. Lebih dari itu, kebijakan tersebut memiliki fungsi strategis dalam mengatur distribusi lalu lintas. Diskon tarif tol Jakarta-Bandung pada Desember 2025. “Yang perlu dipahami, pemberian diskon tarif tol bukan sekadar soal potongan harga. Tujuannya adalah distribusi lalu lintas,” kata Rivan. Ia mencontohkan, pada penerapan diskon sebelumnya, waktu pemberlakuan menjadi faktor penting untuk mengurai kepadatan. “Dulu, diskon diberikan di awal periode mudik agar masyarakat berangkat lebih awal. Saat arus balik, diskon juga diberikan di awal, bukan di ujung, supaya tidak terjadi penumpukan di satu hari terakhir,” ucap Rivan. Sejumlah kendaraan melintasi KM 189 di Kecamatan Palimanan Kabupaten Cirebon Jawa Barat, pada Rabu (26/3/2025/ siang. “Tujuan akhirnya adalah agar masyarakat bisa berangkat dan pulang dengan nyaman, tidak menumpuk di satu hari saja,” ujar dia. Seperti diketahui, kebijakan diskon tarif tol hingga 20 persen sempat diberlakukan pada periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, khususnya di ruas Tol Trans Jawa. Diskon ini membuat biaya perjalanan, terutama rute Jakarta–Semarang, menjadi lebih hemat bagi pengguna jalan tol. Jasa Marga mengimbau masyarakat untuk memastikan kesiapan perjalanan jarak jauh dan ketersediaan saldo E-toll. Potongan tarif tersebut berlaku untuk seluruh golongan kendaraan yang melakukan perjalanan menerus dengan menggunakan kartu tol elektronik. Berdasarkan informasi resmi Jasa Marga, diskon 20 persen diterapkan pada tarif kumulatif Tol Trans Jawa, baik dari arah Jakarta menuju Semarang maupun sebaliknya. Meski pernah diterapkan saat Nataru, Jasa Marga menegaskan bahwa diskon tarif tol saat mudik Lebaran 2026 masih bergantung pada kebijakan pemerintah. Sehingga masyarakat diimbau untuk terus mengikuti informasi resmi dan merencanakan perjalanan mudik dengan matang. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang