Persiapan mudik Lebaran 2026 terus dimatangkan, termasuk dari sisi infrastruktur jalan tol untuk mendukung perjalanan pengendara. Salah satu yang disiapkan adalah pengoperasian tol fungsional Bogor-Ciawi-Sukabumi atau Jalan Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi) Seksi 3. Jalur tersebut sudah ditinjau langsung oleh Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho. Peninjauan dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan saat arus mudik dan balik Lebaran. Tol fungsional Bocimi Seksi 3 dari Parung Kuda hingga Exit Karang Tengah diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan kendaraan di jalur arteri nasional yang menghubungkan kawasan Bogor dengan Sukabumi. Kondisi kemacetan di Exit Tol Bocimi GT Parungkuda, Rabu (2/4/2025). Agus menyampaikan bahwa pengoperasian ruas ini dinilai strategis karena bisa memecah arus kendaraan dari arah Jakarta. Kendaraan yang menuju Palabuhanratu atau Cibadak akan dialihkan keluar melalui Exit Tol Parung Kuda (KM 72). “Hari ini kami bersama PJU dan Dirlantas Jabar mengecek langsung kesiapan jalur. Kita survei, khususnya Tol Bocimi yang nanti fungsional dari Cibadak menuju Karang Tengah. Jadi sepanjang 5 kilometer ini sangat strategis untuk memecah jalur yang ada di arteri atau nasional, khususnya menghindari dari kemacetan di Pasar Cibadak,” ucap Agus, dikutip dari keterangan resmi, Kamis (19/2/2026). Selain itu, kendaraan dari arah Jakarta yang menuju Kota Sukabumi diarahkan masuk ke tol fungsional dan keluar di Exit Karang Tengah untuk melanjutkan perjalanan melalui jalan nasional. Skema ini memungkinkan pengendara menghindari titik kepadatan yang diperkirakan terjadi di kawasan Cibadak. “Arus yang dari Jakarta menuju Sukabumi itu bisa kita pecah menjadi dua, baik yang melalui arteri dan fungsional,” kata Agus. Ia menambahkan, tol fungsional tersebut diharapkan mampu mempercepat waktu tempuh perjalanan sekaligus mengurangi beban lalu lintas di jalan nasional. Korlantas Polri bersama Ditlantas Polda Jawa Barat juga menyiapkan rekayasa lalu lintas di titik keluar tol menuju jalan nasional. Skema pengalihan arus nantinya akan disituasionalkan sesuai dengan diskresi kepolisian. Sementara itu, Direktur Utama PT Trans Jawa Barat Abdul Hakim menyebut ruas ini memang disiapkan untuk pengoperasian fungsional guna mendukung mobilitas masyarakat, terutama saat puncak arus mudik dan balik Lebaran. “Kita mempersiapkan kurang lebih 5 kilometer dari Parung Kuda sampai nanti di ujungnya keluar di Karang Tengah. Karang Tengah itu nanti keluarnya nyambung di jalan nasional yang sudah melewati beberapa titik-titik yang padat Pasar Cibadak,” ujarnya. Pengoperasian tol fungsional Bocimi diharapkan dapat membantu kelancaran perjalanan pengendara saat mudik Lebaran 2026, sekaligus mengurangi kemacetan di sejumlah titik rawan di wilayah Sukabumi dan sekitarnya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang