Taksi terbang Velo Konsep taksi terbang kian mendekati kenyataan setelah Vertical Aerospace membawa pesawat listrik terbarunya ke Amerika Serikat untuk pertama kalinya. Kehadiran pesawat bernama Valo ini menjadi sinyal kuat dimulainya era transportasi udara perkotaan. Momen tersebut ditandai dengan debut Valo di New York City, salah satu kota dengan tingkat kepadatan tertinggi di dunia. Langkah ini sekaligus membuka jalan bagi rencana pengoperasian taksi terbang di kawasan Manhattan dan sekitarnya. Valo sendiri dirancang sebagai pesawat listrik generasi baru dengan target sertifikasi pada 2028. Pesawat ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 160 kilometer dengan kecepatan maksimal sekitar 240 km/jam tanpa menghasilkan emisi saat beroperasi.Dari sisi kabin, Valo mengusung konfigurasi standar empat penumpang. Namun desainnya fleksibel dan dapat disesuaikan hingga enam kursi untuk memenuhi kebutuhan perjalanan premium maupun rute dengan permintaan tinggi. Sejumlah skenario penggunaan tengah dikaji untuk memangkas waktu perjalanan di kota yang terkenal macet. Salah satu rute yang diprioritaskan adalah transfer cepat dari Bandara John F. Kennedy International Airport menuju Manhattan. Selain itu, taksi terbang juga disiapkan untuk melayani perjalanan menuju lokasi acara besar seperti MetLife Stadium. Konsep wisata udara di atas kota hingga perjalanan santai ke East Hampton juga masuk dalam daftar rencana. Untuk mobilitas dalam kota, Valo diproyeksikan menghubungkan heliport-heliport yang sudah ada di berbagai titik Manhattan. Skema ini diharapkan mampu mengurangi beban jalan darat sekaligus menawarkan alternatif transportasi yang lebih cepat.Kehadiran Valo di New York juga ditandai dengan pameran publik di Classic Car Club Manhattan pada 23 Januari. Pameran tersebut memberi gambaran nyata bagaimana taksi terbang akan menjadi bagian dari lanskap transportasi perkotaan.Dengan karakter kota yang padat dan mobilitas tinggi, Manhattan dinilai sebagai lokasi ideal untuk memulai layanan taksi terbang. Jika rencana ini berjalan sesuai jadwal, New York berpotensi menjadi salah satu kota pertama di dunia yang menghadirkan transportasi udara listrik untuk publik.