Pabrik mobil BYD di Subang, Jawa Barat, tinggal menunggu waktu untuk beroperasi. Fasilitas yang sejak awal ditargetkan aktif pada awal tahun ini, kini sudah memasuki tahap akhir persiapan dan dipastikan segera diresmikan. General Manager (GM) Sales Division BYD Asia Pasific, Liu Xueliang, memastikan seluruh proses pembangunan pabrik BYD di Subang hampir rampung. Bahkan, berbagai persyaratan administratif dan sertifikasi sudah dikantongi perusahaan asal China tersebut. “Kami apresiasi untuk dukungan pemerintah Indonesia. Pada akhir 2025, kami akhirnya telah menuntaskan seluruh komitmen kami. Kami sudah mendapat sertifikasi termasuk SS (sertifikat standar) untuk pabrik BYD Subang,” ujar Liu Xueliang di Zhengzhou, Henan, China, Kamis (15/1/2026). Mobil listrik di pabrik BYD di Shenzhen, China, Rabu (16/4/2025). Dengan modal itu, BYD kini tinggal menunggu momen peresmian sekaligus memulai produksi perdana. Liu menegaskan, jadwal operasional pabrik Subang telah disusun dan dipercepat, sejalan dengan kesiapan fasilitas produksi. “Kami sudah memiliki jadwal (peresmian pabrik Subang) dengan mempercepat prosesnya. Saya masih optimis mobil pertama dari line produksi akan dimulai kuartal pertama 2026,” kata dia. Menariknya, BYD memberi sinyal kuat bahwa pabrik Subang tidak hanya akan memproduksi satu model kendaraan. Sejak awal operasional, lebih dari satu produk disiapkan untuk keluar dari lini produksi, meski detailnya masih dirahasiakan. BYD Indonesia resmi meluncurkan BYD Atto 1 di Bandung. “Tentu saja bukan hanya satu model, kami mempersiapkan lebih dari satu model untuk dikenalkan (saat roll off). Kami masih melakukan pertimbangan final secara internal untuk (memutuskan itu). Mohon bisa lebih bersabar untuk menunggu kabar selanjutnya,” kata dia. Sebagai informasi, pabrik BYD di Indonesia berdiri di kawasan Subang Smartpolitan, Jawa Barat, dengan nilai investasi mencapai Rp 11,7 triliun. BYD Sealion 7 Fasilitas ini disebut-sebut memiliki kapasitas produksi hingga sekitar 150.000 unit per tahun, menjadikannya salah satu basis produksi penting BYD di kawasan Asia Tenggara. Dalam tahap awal operasional, BYD akan memfokuskan pabrik Subang untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik. Namun, peluang ekspor tetap terbuka lebar seiring berkembangnya industri kendaraan listrik di Indonesia. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang