Kenyamanan kabin menjadi salah satu faktor penting saat melakukan perjalanan jauh menggunakan mobil, terutama ketika memasuki periode arus mudik Lebaran. Salah satu komponen yang berperan besar menjaga kenyamanan tersebut adalah sistem pendingin kabin atau AC mobil. Namun dalam beberapa kasus, pengemudi justru mengalami masalah ketika AC mobil tiba-tiba tidak lagi terasa dingin saat perjalanan sedang berlangsung. Kondisi ini tentu bisa mengganggu kenyamanan, terlebih ketika perjalanan dilakukan dalam kondisi cuaca panas atau terjebak kemacetan panjang. Menurut Gunawan, pemilik bengkel spesialis AC mobil Premium99 AC, penyebab AC mobil tidak dingin saat perjalanan jauh umumnya berkaitan dengan kondisi komponen yang sudah lama tidak diperiksa atau dirawat. "Biasanya karena sistem AC sudah lama tidak diservis, sehingga tekanan freon tidak optimal atau ada komponen yang mulai kotor. Saat dipakai perjalanan jauh, kerjanya jadi tidak maksimal," kata Gunawan kepada Kompas.com, Sabtu (14/3/2026). ilustrasi kondensor AC pada mobil Ia menjelaskan, salah satu komponen yang sering menjadi penyebab adalah kondensor yang kotor akibat debu dan kotoran yang menumpuk. Kondisi ini membuat proses pelepasan panas menjadi tidak optimal sehingga udara yang keluar dari ventilasi terasa kurang dingin. Selain itu, filter kabin yang jarang diganti juga dapat menghambat aliran udara dari sistem AC ke dalam kabin. Jika filter sudah terlalu kotor, sirkulasi udara menjadi tidak lancar sehingga kinerja pendinginan menurun. "Kondensor yang kotor atau filter kabin yang sudah penuh debu bisa membuat udara dingin tidak maksimal. Makanya penting dicek sebelum perjalanan jauh," ujar Gunawan. Gunawan menambahkan, jika AC mulai terasa kurang dingin saat perjalanan, pengemudi bisa mencoba mematikan AC selama beberapa menit sebelum menyalakannya kembali agar kerja kompresor kembali stabil. "Kalau sedang di jalan dan AC mulai tidak dingin, coba matikan dulu beberapa menit lalu hidupkan lagi. Kadang itu bisa membantu menormalkan kerja sistem AC sementara waktu," kata dia. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang