Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) mobil tua cenderung lebih boros, ketimbang mobil baru. Kondisi ini bisa terjadi karena ada penurunan performa dan banyak yang menggunakan sistem bahan bakar karburasi, serta mesin sederhana. Hardi Wibowo, pemilik bengkel Spesialis Nissan - Honda, Aha Motor Yogyakarta, mengatakan ada dua kemungkinan penyebab mobil tua boros BBM dan kurang bertenaga. “Bisa karena performanya menurun atau karena memang spesifikasi mesin dan teknologinya terbatas, mobil-mobil jadul tentu dibekali teknologi lebih sederhana,” ucap Hardi kepada KOMPAS.com, Senin (24/11/2025). Mesin pada mobil jadul cenderung memiliki kompresi lebih rendah daripada mobil-mobil modern, maka dari itu bensin yang dibutuhkan juga tidak harus RON tinggi. “Konsekuensinya, mobil lebih boros BBM dan kurang responsif, beda dengan mobil-mobil modern, kompresi tinggi, akselerasinya tentu lebih baik,” ucap Hardi. Ilustrasi sistem karburasi pada Motuba Mobil-mobil modern yang sudah tua, juga bisa mengalami penurunan performa yakni dengan ditandai konsumsi BBM jadi lebih boros, akselerasi lemot dan kurang bertenaga. Salah satu penyebabnya karena kompresi mesin menurun seiring pemakaian atau karena tidak dirawat dengan baik. “Penyebab kompresi mesin mobil turun, salah satunya karena pelumasan jelek, sehingga ring piston dan dinding silinder cepat aus, akibatnya ada udara yang ngempos, kompresi jadi rendah,” ucap Hardi. Bila kompresi mesin sudah di bawah dari limit atau toleransinya, maka pihak bengkel biasanya akan menyarankan turun mesin untuk diperbaiki. Ahmad Safrudin alias Puput, Direktur Eksekutif Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB) mengatakan teknologi kendaraan jadul masih diproduksi dengan teknologi usang. “Mobil jadul identik dengan boros BBM, emisi tinggi, akselerasi lambat, torsi rendah, bila dicermati memang spesifikasi kompresi mesinnya rendah, sehingga semakin ke sini diperbaiki dengan mesin kompresi tinggi,” ucap Puput kepada KOMPAS.com, belum lama ini. Kompresi mesin sangat menentukan kemampuan suatu kendaraan. Dengan didukung BBM berkualitas, RON tinggi, dan kompresi tinggi maka tenaga yang dihasilkan akan lebih besar. Jadi, mobil tua yang mengalami boros BBM dan kurang bertenaga, sebaiknya diperiksa di bengkel apakah ada penurunan performa atau memang kemampuan mesinnya memang demikian. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih. Berikan apresiasi sekarang