Hendrik Irawan, pria joget MBG Rp 6 juta per hari jadi sorotan usai mobilnya parkir sembarangan. Mobil berpelat D 1213 MBG itu parkir di jalan. Tapi posisinya terlalu menjorok ke tengah.Dalam data Bapenda Jawa Barat, mobil itu merupakan mobil BYD model UKE-RWD-M (4X2) A/T atau Sealion 7 dengan penggerak roda belakang. Warna mobilnya putih.Pajak mobil itu masih nol. Dia cuma membayar SWDKLLJ Pokok Rp 143 ribu. Bicara soal spesifikasi BYD Sealion 7 tipe premium ini punya kecepatan maksimal hingga 215 km/jam. Muntahan tenaganya 230 kW (267 HP) dan torsi 380 Nm. Untuk berlari dari titik nol ke 100 km/jam bisa memakan waktu 6,7 detik.Pada varian performance, BYD Sealion 7 lebih gahar karena menggunakan sistem All Wheel Drive. Mobil ini mampu menghasilkan tenaga 390 kW dan torsi 690 Nm yang bisa berakseleraksi nol hingga 100 km/jam dalam waktu 4,5 detik.Pun soal jarak daya tempuh, karena BYD Sealion 7 Performance sudah unggul soal kecepatan, jarak tempuhnya bisa diajak jalan 542 kilometer untuk sekali pengecasan. Lebih inferior ketimbang BYD Sealion 7 Premium yang bisa menjangkau 567 km. Angka ini didapat setelah pengetesan berdasarkan NEDC.PT BYD Motor Indonesia merilis Sealion 7 dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025, JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (13/2/2025). Foto: Rifkianto NugrohoPerbedaan lainnya, BYD Sealion 7 menggunakan velg 20 inch untuk trim Performance, kemudian trim Premium memakai ukuran 19 inch.Soal harga, Sealion 07 saat ini dijual mulai dari Rp 629 juta (premium) dan Rp 719 juta (performance).Viral parkir sembaranganHendrik mengklarifikasi soal parkir kendaraan miliknya di tepi jalan. Mobil itu ia parkirkan di pinggir Jalan Purnawarman, Kota Bandung, pada Sabtu (4/4/2026)."Jadi saya sedikit menjelaskan soal video yang viral. Betul itu mobil milik saya, parkir di pinggir jalan. Kebetulan, hari Sabtu minggu lalu, saya dengan keluarga mau ke BEC," kata Hendrik saat dikonfirmasi, Senin (6/4/2026) dikutip dari detikJabar.Namun karena kondisi jalan yang ditutup akibat banyaknya pohon tumbang diterpa hujan dan angin kencang, maka ia terpaksa memarkirkan kendaraan di pinggir jalan alih-alih di area parkir yang disediakan pusat elektronik di Kota Bandung itu."Jadi jalannya ditutup portal karena banyak pohon tumbang. Jadinya saya parkir di pinggir jalan, parkir dari jam 2 siang sampai jam 9 malam," kata Hendrik.Saat itu ia lupa jika kendaraannya diparkir di pinggir jalan hingga memicu kemacetan berujung viral di media sosial. Ia meminta maaf jika parkir mobil miliknya menyebabkan kemacetan di hari kejadian."Untuk warga Bandung, seluruh Indonesia, dan netizen saya minta maaf. Sekarang mobil saya ada di Polrestabes Bandung karena pelanggaran parkir itu, dan Insyaallah akan saya ambil besok (Selasa, 7/4), kebetulan sekarang saya masih di luar kota," kata Hendrik.