Mobil milik Hendrik Irawan, pria yang joget cuan MBG Rp 6 juta per hari, menjadi sorotan. Mobil Hendrik diduga parkir sembarangan.Media sosial dihebohkan dengan mobil listrik berpelat nomor D 1213 MBG. Mobil listrik itu parkir di pinggir jalan, tapi posisinya terlalu menjorok ke tengah.Dalam unggahan di akun media sosial pribadinya, Hendrik memberi klarifikasi soal parkir kendaraan miliknya di tepi jalan. Mobil itu ia parkirkan di pinggir Jalan Purnawarman, Kota Bandung, pada Sabtu (4/4/2026). "Jadi saya sedikit menjelaskan soal video yang viral. Betul itu mobil milik saya, parkir di pinggir jalan. Kebetulan, hari Sabtu minggu lalu, saya dengan keluarga mau ke BEC," kata Hendrik dikutip detikJabar.Namun karena kondisi jalan yang ditutup akibat banyaknya pohon tumbang diterpa hujan dan angin kencang, maka ia terpaksa memarkirkan kendaraan di pinggir jalan alih-alih di area parkir yang disediakan pusat elektronik di Kota Bandung itu.Saat itu ia lupa jika kendaraannya diparkir di pinggir jalan hingga memicu kemacetan berujung viral di media sosial. Ia meminta maaf jika parkir mobil miliknya menyebabkan kemacetan di hari kejadian.Mobil berpelat nomor D 1213 MBG itu teridentifikasi sebagai mobil listrik BYD Sealion 7 versi 2WD. Dikutip dari situs Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat, mobil milik Hendrik itu tidak dikenakan pajak kendaraan bermotor (PKB). Pajak tahunannya Rp 0.Mobil itu hanya dibebankan biaya sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan (SWDKLLJ) yang disetorkan ke Jasa Raharja. Biayanya sebesar Rp 143.000 per tahun.Status pelat nomor dan pajak mobil tersebut masih aktif. Pelat nomor dan STNK-nya aktif sampai 5 Maret 2031, kemungkinan mobilnya baru diregistrasi pada Maret 2026.Meski pajaknya Rp 0, harga BYD Sealion 7 milik Hendrik ini tidak bisa dikatakan murah. Dikutip dari situs resmi BYD Indonesia, BYD Sealion 7 tipe Premium dijual seharga Rp 629.000.000 on the road Jakarta.