Saat melakukan perjalanan mudik jarak jauh, tidak sedikit pengendara yang memilih membuka kap mesin mobil ketika beristirahat di rest area. Banyak yang percaya cara tersebut dapat membantu mendinginkan mesin lebih cepat setelah digunakan dalam perjalanan panjang. Namun, kebiasaan tersebut sebenarnya tidak selalu diperlukan, terutama pada mobil keluaran terbaru. Service Manager Honda Mandalasena Malang, M Taufik R, menjelaskan bahwa mesin mobil modern telah dirancang dengan sistem pengaturan suhu yang bekerja secara otomatis. “Sebenarnya itu tidak perlu. Jadi begini, karena ini kendaraan modern. Sebenarnya suhu mesin itu sudah terukur. Jadi pada saat 90 derajat celcius, fan itu akan menyala,” ujar Taufik, kepada Kompas.com belum lama ini. Menurutnya, kebiasaan membuka kap mesin lebih sering dilakukan pada mobil-mobil lama yang sistem pendinginnya belum secanggih kendaraan saat ini. Ilustrasi buka kap mesin “Jadi walaupun dibuka, itu kan memang kebiasaan di mobil-mobil lama atau mobil konvensional mungkin. Kalau mobil-mobil sekarang tidak perlu,” kata dia. Ia menambahkan bahwa mobil produksi yang relatif baru umumnya sudah aman tanpa perlu membuka kap mesin saat berhenti beristirahat. “Mobil di atas tahun 2000 sudah aman, tidak masalah (kalau tidak membuka kap mesin saat istirahat),” ujar Taufik. Ilustrasi servis mobil hybrid di diler resmi Honda Secara umum, membuka kap mesin setelah perjalanan jauh sebenarnya tidak diperlukan. Anggapan bahwa cara tersebut bisa mempercepat proses pendinginan mesin juga lebih banyak dianggap sebagai mitos. Pada kendaraan modern, sistem pendingin mesin sudah dirancang untuk melepaskan panas secara mandiri melalui radiator dan kipas pendingin. Ketika suhu mesin mencapai batas tertentu, kipas akan otomatis menyala untuk membantu menurunkan temperatur mesin. Selain tidak terlalu efektif, membuka kap mesin di area parkir terbuka juga berpotensi menimbulkan risiko. Misalnya kotoran masuk ke ruang mesin, komponen digigit tikus, atau terkena air hujan. Kap mesin Suzuki Grand Vitara Kapan Kap Mesin Perlu Dibuka? Meski tidak selalu diperlukan, membuka kap mesin tetap bisa dilakukan dalam kondisi tertentu. Pada situasi normal, pengendara cukup mematikan mesin dan membiarkannya mendingin secara alami. Selain itu, kap mesin juga bisa dibuka saat pengemudi ingin melakukan pengecekan rutin. Misalnya untuk memeriksa cairan pendingin (coolant), mengisi air wiper, atau memastikan tidak ada kebocoran pada komponen mesin. Dengan memahami cara kerja sistem pendingin mobil modern, pemudik tidak perlu khawatir berlebihan saat beristirahat di tengah perjalanan. Yang terpenting adalah memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum berangkat agar perjalanan mudik tetap aman dan nyaman. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang