Membuka kap mesin saat berhenti di rest area sebenarnya bukan kewajiban, tetapi bisa dilakukan dalam kondisi tertentu untuk membantu menurunkan suhu mesin. Pada mobil modern, sistem pendingin sudah dirancang agar mesin tetap berada pada suhu kerja ideal. Komponen seperti radiator, kipas pendingin, thermostat, dan coolant bekerja secara otomatis mengatur temperatur mesin. Selama sistem ini berfungsi normal, mesin tidak perlu “diistirahatkan” dengan membuka kap mesin setiap berhenti. Muchlis, pemilik bengkel Spesialis Toyota Mitsubishi, Garasi Auto Service Sukoharjo mengatakan membuka kap mesin dan mengistirahatkan mesin di rest area tak perlu dilakukan oleh pemudik. “Bila tujuannya untuk mencegah overheating atau menjaga komponen mesin awet dan tetap prima, buka kap mesin di rest area bukan solusi,” ucap Muchlis kepada KOMPAS.com, Rabu (11/3/2026). Tanpa sistem pendingin yang baik, membuka kap mesin percuma dilakukan karena overheating tetap akan terjadi. Sebaliknya, dengan sistem yang baik mobil tak butuh diistirahatkan sejenak di tengah perjalanan. Ilustrasi mesin mobil overheating Membuka kap mesin diharapkan bisa membantu mempercepat pelepasan panas setelah perjalanan jauh, terutama jika mobil baru saja melewati kemacetan panjang atau jalan menanjak. Ketika kap mesin dibuka, panas yang terperangkap di ruang mesin bisa keluar lebih cepat. Hal ini biasanya dilakukan ketika pengemudi merasa suhu mesin cukup tinggi, misalnya setelah perjalanan panjang tanpa henti. Membuka kap mesin selama beberapa menit dapat membantu menurunkan temperatur komponen seperti radiator, selang pendingin, dan mesin. “Bila sistem pendingin normal, hal itu tak perlu dilakukan, kecuali ada indikasi mesin panas tinggi, membuka kap mesin tetap diperlukan untuk tujuan pemeriksaan,” ucap Muchlis. Ilustrasi rest area Jasa Marga Meski begitu, pengemudi tidak boleh langsung membuka tutup radiator saat mesin masih panas. Tekanan pada sistem pendingin bisa sangat tinggi dan berpotensi menyebabkan semburan air panas yang berbahaya. Jika mobil dalam kondisi sehat, mesin sebenarnya tidak memerlukan pendinginan tambahan dengan membuka kap mesin setiap berhenti. Hal ini lebih bersifat opsional daripada keharusan. Sebaliknya, yang lebih penting adalah memastikan sistem pendingin mobil bekerja dengan baik sebelum perjalanan jauh. Pemeriksaan coolant, radiator, kipas pendingin, serta selang-selang radiator sangat disarankan. Jadi, membuka kap mesin saat berhenti di rest area boleh saja dilakukan, tetapi bukan keharusan jika mobil dalam kondisi normal. Yang terpenting, pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum mudik dan beri jeda istirahat secara berkala selama perjalanan, terutama saat musim mudik Lebaran KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang