Mudik Lebaran menggunakan kendaraan roda empat tidak bisa terlepas dari rest area saat melintasi jalan tol. Biasanya setiap rest area atau tempat istirahat punya berbagai keunggulan masing-masing untuk mendukung. Sekretaris Jenderal Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) Kris Ade Sudiyono, mengatakan, jalan tol di berbagai wilayah Indonesia saat ini tengah bersiap untuk menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. masing tipe rest area menawarkan fasilitas yang berbeda. "Tipe rest area terbagi menjadi tiga yakni Tipe A, B dan C. Tiganya punya perbedaan," katanya kepada Tim Trans-Jawa 2026 di Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTC), Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat pada Senin (09/03/2026). Lebih perinci, Kris menjelaskan, tipe-tipe rest area tertuang pada peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 10/PRT/M/2018 Tahun 2018. Pada regulasi tersebut, rest area tipe A dilengkapi fasilitas yang lengkap, biasanya luasannya sekitar 6 - 7 ha. Rest Area Travoy KM 88A Jalan Tol Cipularang "Untuk rest area tipe B dilengkapi dengan fasilitas menengah biasanya sekitar 3-4 ha dan tidak ada permanen SPBU. Untuk rest area tipe B umumnya ada SPBU-nya tapi tipe modular yang kecil, dan untuk tipe C: rest area sementara. Kita biasanya menyebutnya parking bay," katanya. Lebih perinci, rest area tipe A memiliki fasilitas antara lain pusat ATM, toilet, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), klinik kesehatan, bengkel, minimarket, musala, kios, tempat parkir, ruang terbuka hijau, hingga restoran. Sementara rest area tipe B umumnya memiliki fasilitas tersedia meliputi pusat ATM, toilet, warung atau kios, minimarket, musala, restoran, ruang terbuka hijau, dan tempat parkir. Sedangkan rest area tipe C memiliki fasilitas mencakup toilet, warung atau kios, musala, serta area parkir bersifat sementara. Pada umumnya, rest area tipe C hanya dioperasikan pada waktu-waktu tertentu seperti saat libur panjang atau hari besar keagamaan seperti momen mudik Lebaran. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang