Memelihara mobil tua bangka atau "motuba" lansiran pabrikan Jepang biasanya dianggap lebih aman bagi pemula. Sebaliknya, mobil tua asal Eropa sering kali dicap sebagai "penyakit" karena perawatannya yang dianggap rumit dan suku cadangnya mahal. Namun, benarkah merawat mobil Eropa tua jauh lebih merepotkan ketimbang mobil Jepang? Bengkel mobil Eropa New Benefit Auto Service di Bogor Effry, dari New Benefit Auto Service, bengkel spesialis mobil Eropa di Bogor, mengatakan bahwa pada dasarnya prinsip perawatan kedua jenis mobil tersebut tidaklah berbeda jauh. Pandangan masyarakat yang menganggap mobil Eropa sangat rumit sering kali hanya didasari oleh stigma. "Prinsipnya sama saja. Cuman orang kadang-kadang, 'Oh, Eropa gitu'. Padahal sebenarnya sama saja," ujar Effry kepada Kompas.com Selasa (12/5/2026). Meski secara teknis hampir serupa, Effry tidak menampik bahwa dari segi biaya memang ada perbedaan. Mobil Eropa umumnya membutuhkan anggaran yang sedikit lebih tinggi untuk penggantian komponen. Bengkel mobil Eropa New Benefit Auto Service di Bogor "Kalau cost-nya memang lebih rada mahal dibanding Jepang. Umpama (Jepang) seribu, ini (Eropa) bisa seribu lima ratus. Ada selisihnya," ucapnya. Menariknya, Effry menyebut bahwa ada keuntungan tersendiri memelihara mobil Eropa tua. Salah satunya adalah durabilitas komponennya yang cenderung lebih tangguh untuk pemakaian jangka panjang. "Sebenarnya lebih enak ya. Kenapa? Satu, itu barang-barang kayak onderdilnya lebih awet sebenarnya. Perawatannya juga sebenarnya lebih simpel, enggak begitu ribet. Hampir sama saja, enggak selisih jauh sama Jepang," kata Effry. Bengkel mobil Eropa New Benefit Auto Service di Bogor Terkait ketersediaan suku cadang yang sering ditakuti calon pemilik, Effry menjelaskan bahwa saat ini akses terhadap onderdil mobil Eropa sudah sangat mudah. Untuk komponen yang bersifat fast moving, stok biasanya sudah tersedia di bengkel. Sementara untuk bagian lain, pengiriman dari spesialis Jakarta pun tergolong cepat. "Kalau mau dicari yang baru pasti ada, komplet di Jakarta. Sekarang order, besok datang. Gampang, apalagi fast moving kita juga sudah siap ada," tuturnya. Terakhir, pemilik mobil kini memiliki banyak pilihan kualitas suku cadang, layaknya mobil Jepang. Ada berbagai tingkatan harga yang bisa disesuaikan dengan kantong pemilik, mulai dari produk aftermarket hingga orisinal. "Beda-beda kualitasnya sesuai dengan harganya. Orang bisa milih, sudah kayak mobil Jepang sekarang. Kalau yang orisinil harganya memang bisa tiga sampai empat kali lebih mahal," ujar Effry. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang