Tidak ada satu pun mobil Suzuki yang masuk daftar 10 mobil terlaris di Indonesia pada Januari 2026. Padahal satu bulan sebelumnya, dua model andalannya masih mampu bersaing di papan tengah, yaitu XL7 dan Fronx. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), daftar 10 mobil terlaris Januari 2026 didominasi Toyota, Daihatsu, Honda, hingga merek China yakni BYD melalui Atto 1 dan Jaecoo dengan J5. Suzuki XL7 Hybrid Data tersebut seiring dengan penurunan penjualan dari pabrik ke diler (wholesales) perseroan, yang anjlok 73 persen dibandingkan satu bulan sebelumnya menjadi 2.783 unit atau turun 44 persen dari periode sama tahun sebelumnya. Sehingga harus rela tersalip BYD dan Honda. Tanggapan dari Suzuki Menanggapi hal tersebut, Deputy Managing Director Sales and Marketing 4W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Dony Ismi Himawan Saputra menilai dinamika awal tahun sangat dipengaruhi strategi distribusi dan pengisian stok masing-masing merek. Suzuki Ertiga Hybrid Menurut dia, angka wholesales tidak selalu mencerminkan kondisi ritel secara langsung. Sebab periode Januari–Februari itu umumnya masih menjual unit produksi tahun sebelumnya, apalagi tahun ini berdekatan dengan momentum Lebaran. “Kalau menurut saya, itu bagian dari strategi distribusi produk masing-masing. Ada yang menyiapkan stok dari Desember, ada juga yang mulai Januari untuk mengantisipasi Lebaran,” ujar Dony di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (13/2/2026). Ia menjelaskan, Suzuki memiliki jaringan penjualan yang tersebar dari Sabang sampai Merauke, sehingga pola distribusinya berbeda dengan merek yang jaringannya masih terkonsentrasi di kota-kota besar. Proses Pengiriman yang Berbeda “Kalau di Jabodetabek pengiriman bisa setengah hari. Tapi untuk wilayah Indonesia timur bisa 27 sampai 30 hari lebih. Jadi secara persiapan memang berbeda,” katanya. Dengan jaringan nasional itu, Suzuki biasanya mulai mengisi pipeline distribusi lebih awal agar ketersediaan unit di daerah tetap terjaga. Oleh karena itu, fluktuasi posisi di daftar wholesales bulanan dinilai sebagai bagian dari dinamika normal industri. “Januari sampai Februari itu situasional, tergantung juga Lebarannya kapan. Kalau distribusinya cepat dan langsung terserap, mungkin wholesales dicatat di Januari. Tapi kalau jaringannya luas, biasanya sudah mulai isi dari Desember,” ucap Dony. Dengan demikian, Suzuki memandang posisinya dalam daftar penjualan secara wholesales Januari 2026 sebagai bagian dari dinamika normal industri otomotif. Fluktuasi peringkat bulanan dinilai tidak semata-mata mencerminkan daya saing produk, melainkan juga strategi distribusi dan kesiapan jaringan masing-masing merek dalam membaca momentum pasar. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang