Salah satu hal yang paling saya ingin buktikan saat mencoba Suzuki Access 125 adalah soal efisiensi bahan bakarnya. Dengan mesin 125 cc berteknologi Suzuki Eco Performance (SEP), motor ini memang sejak awal diposisikan sebagai skutik fungsional yang mengutamakan keiritan dan kemudahan penggunaan harian. Secara spesifikasi, mesin ini menghasilkan tenaga 6,2 kW atau setara 8,3 Tk dengan torsi maksimum 10,2 Nm. Test ride Suzuki Access 125 Tidak ada fitur stop-start otomatis seperti pada beberapa model lain, namun karakter mesinnya memang dirancang untuk efisien, terutama di penggunaan dalam kota. Untuk mendapatkan angka yang lebih objektif, saya menggunakan metode full to full. Tangki saya isi penuh, lalu motor digunakan sejauh 74,6 kilometer dengan rute Bogor–Jakarta–Bogor. Setelah itu, saya kembali mengisi BBM RON 92 hingga penuh. Test ride Suzuki Access 125 Hasilnya, bensin yang masuk sebanyak 1,480 liter. Dari perhitungan tersebut, hasilnya konsumsi rata-rata yang saya dapatkan adalah 50,4 kilometer per liter (Kpl). Angka ini menurut saya cukup impresif untuk skutik 125 cc yang digunakan dalam kondisi lalu lintas riil. Test ride Suzuki Access 125 Perjalanan Bogor–Jakarta bukanlah rute yang sepenuhnya bersahabat. Ada momen macet panjang yang memaksa saya sabar mengantre dan berjalan merayap. Tetapi ketika kondisi jalan mulai lengang, saya tidak ragu memelintir gas lebih dalam. Test ride Suzuki Access 125 Bahkan saat benar-benar kosong dan aman, motor ini sempat saya ajak ngebut. Menariknya, Access 125 memang terasa paling nyaman saat diajak cruising di kisaran 60–70 kpj. Di rentang kecepatan tersebut, mesin terasa halus, tidak meraung berlebihan, dan konsumsi BBM tetap terjaga. Dengan kapasitas tangki 5,3 liter, secara teoretis motor ini bisa menempuh jarak sekitar 267 kilometer dalam kondisi penuh. Tentu angka ini bisa berubah tergantung gaya berkendara dan kondisi lalu lintas, tetapi secara hitungan kasar, daya jelajahnya cukup untuk mobilitas harian tanpa perlu sering mampir ke SPBU. Bagi saya, hasil 50,4 kpl ini menguatkan karakter Suzuki Access 125 sebagai motor komuter yang rasional. Motor ini bukan skutik yang menawarkan teknologi paling canggih, tetapi dari sisi efisiensi, performanya berbicara cukup jelas. Untuk penggunaan harian dari rumah ke kantor, atau bahkan perjalanan antarkota jarak menengah, Access 125 menunjukkan bahwa mesin 125 cc masih bisa sangat relevan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang