PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) melihat prospek pasar otomotif Indonesia pada 2026 dengan lebih optimistis dibandingkan dua tahun terakhir. Salah satu indikatornya, mulai meningkatnya penjualan kendaraan niaga di awal tahun. Deputy Managing Director SIS Dony Ismi Himawan Saputra mengatakan, industri otomotif sempat mengalami tekanan akibat melemahnya daya beli masyarakat dalam beberapa tahun terakhir. “Kalau dibandingkan tahun lalu, kan kita sempat gelap selama dua tahun karena daya beli melemah,” ujar Dony di Jakarta, Rabu (11/3/2026). Suzuki Carry Pikap Namun menurut dia, kondisi pasar tahun ini mulai menunjukkan sinyal perbaikan. Suzuki menilai ada beberapa faktor yang membuat prospek pasar otomotif 2026 terlihat lebih positif. Pertama, perusahaan memperkirakan tidak akan terjadi gejolak ekonomi yang besar sepanjang tahun ini. “Kami melihat kemungkinan besar tidak akan ada gejolak ekonomi yang cukup tinggi,” kata Dony. Selain itu, produsen otomotif juga telah menyiapkan berbagai produk baru untuk menstimulasi permintaan masyarakat. “Yang kedua, kami juga sudah mempersiapkan beberapa produk dan model untuk menstimulus masyarakat,” ujar dia. Dony menambahkan, meningkatnya aktivitas di segmen kendaraan komersial juga kerap menjadi indikator awal pergerakan pasar otomotif secara keseluruhan. Suzuki Carry sebagai angkot Mikrotrans “Kami lihat saat ini dengan mulai berjalannya kendaraan komersial, biasanya akan ditindaklanjuti dengan mulai tumbuhnya kendaraan passenger,” kata Dony. Sinyal tersebut terlihat dari data penjualan mobil nasional oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pada Februari 2026, di mana pikap Suzuki Carry menjadi model terlaris di Indonesia dengan distribusi 6.554 unit. Angka tersebut melonjak tajam dibandingkan Januari 2026 yang hanya mencapai 549 unit. Dony sebelumnya menyampaikan bahwa lonjakan penjualan kendaraan niaga sebagian didorong pembelian oleh konsumen fleet, termasuk proyek yang berkaitan dengan program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG). “Fleet ini baik dari perusahaan-perusahaan maupun beberapa proyek yang memang kita lakukan untuk mendukung pemerintah. Untuk kendaraan komersial salah satunya berasal dari proyek MBG dan kontribusinya cukup besar,” ujar Dony. Selain Carry, beberapa model lain yang masuk daftar mobil terlaris Februari 2026 antara lain Toyota Kijang Innova dengan penjualan 6.041 unit serta Daihatsu Gran Max Pick Up yang mencatatkan 4.458 unit. Secara keseluruhan, penjualan mobil nasional secara wholesales pada Februari 2026 mencapai 81.159 unit atau naik 22,1 persen dibandingkan Januari. Sementara penjualan retail tercatat 78.219 unit atau meningkat 16,7 persen secara bulanan. “Memang tahun ini menantang, challenging. Tapi kami melihatnya masih cukup optimistis. Kami berharap di tahun ini secara volume market bisa lebih baik,” kata Dony. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang