Perjalanan mudik menuju Palembang, Sumatera Selatan semakin cepat dan nyaman berkat tersambungnya jaringan Jalan Tol Trans Sumatera. Meski demikian, kendaraan masih harus menyeberang dari Pelabuhan Merak ke Bakauheni menggunakan kapal feri di Selat Sunda. Pemanfaatan jalur tol membuat perjalanan lebih efisien, sehingga waktu tempuh bisa lebih singkat dibandingkan jika melewati jalur nasional biasa. Dengan persiapan matang, perjalanan mudik pun bisa lebih lancar dan aman. Sebelum mudik, pemudik perlu menyiapkan sejumlah biaya, khususnya untuk tarif tol, penyeberangan kapal dan bahan bakar kendaraan. Kompas.com mencoba memberikan gambaran estimasi biaya perjalanan jika menggunakan Suzuki Ertiga dari Jakarta menuju Palembang melalui Tol Trans Sumatera. Tol Palembang-Betung Struktur Rincian Tarif Tol Jakarta–Palembang Pengguna kendaraan golongan 1 dari Jakarta menuju Palembang akan melewati beberapa ruas tol utama, yaitu tol di Pulau Jawa hingga Merak, dilanjutkan tol Trans Sumatera dari Bakauheni sampai Palembang. Berikut rincian estimasi tarif tol untuk satu arah: Tol Jakarta–Tangerang (Tomang IC-Cikupa): Rp 8.000 Tol Tangerang–Merak (Cikupa–Merak): Rp 53.500 Tol Bakauheni–Terbanggi Besar: Rp 189.500 Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung: Rp 170.500 Tol Kayu Agung–Palembang: Rp 50.000 Jika dijumlahkan, maka total tarif tol yang harus dibayar dari Jakarta menuju Palembang sekitar Rp 471.500 untuk satu arah. Selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026, pengelola tol memberikan potongan tarif sebesar 30 persen pada beberapa ruas Tol Trans Sumatera. Dengan diskon tersebut, biaya tol dapat berkurang sekitar Rp 141.000, sehingga total yang perlu disiapkan menjadi sekitar Rp 330.000. Estimasi Biaya Bahan Bakar Selain tol, biaya bahan bakar juga menjadi komponen penting dalam total biaya perjalanan. Berdasarkan pengujian konsumsi bahan bakar rata-rata Suzuki Ertiga di jalan tol dan jalan luar kota, konsumsi BBM dapat berada di kisaran 15 hingga 18 km per liter, tergantung muatan, kondisi kendaraan, dan gaya berkendara. Dengan jarak Jakarta–Palembang sekitar 520–530 km, mobil diperkirakan membutuhkan 30 hingga 35 liter BBM. Jika menggunakan Pertalite per 12 Maret 2026 di harga Rp 10.000 per liter, maka biaya bahan bakar yang perlu disiapkan sekitar Rp 300.000 hingga Rp 350.000. Jika menggunakan Pertamax per 12 Maret 2026 di harga Rp 12.300 per liter, maka biaya bahan bakar yang dibutuhkan sekitar Rp 369.000 hingga Rp 431.000. Angka tersebut hanyalah perkiraan. Konsumsi BBM sebenarnya bisa berbeda tergantung beban kendaraan, kecepatan rata-rata, gaya berkendara, serta kondisi lalu lintas. Perhitungan Total Plus Kapal Feri Berikut ilustrasi total estimasi biaya perjalanan mudik menggunakan Suzuki Ertiga dari Jakarta menuju Palembang, termasuk tol, bahan bakar, dan penyeberangan kapal: Tarif tol: Rp 471.500 BBM: Rp 325.000 (rata-rata) Kapal: Rp 481.800 – Rp 749.128 (reguler–express) Total: sekitar Rp 1.278.300 – Rp 1.545.600 Angka tersebut merupakan estimasi untuk satu kali perjalanan dari Jakarta menuju Palembang. Total biaya dapat berbeda tergantung pilihan layanan kapal feri, kondisi lalu lintas, serta konsumsi bahan bakar kendaraan selama perjalanan. Perlu dicatat, estimasi di atas belum termasuk biaya lain seperti makan, minum, maupun biaya istirahat selama perjalanan. Catatan Penting Angka-angka yang disebutkan bersifat perkiraan dan bisa berubah tergantung tarif tol terbaru, kebijakan diskon, harga bahan bakar, dan efisiensi kendaraan. Konsumsi bahan bakar tiap kendaraan juga dapat berbeda tergantung kondisi nyata perjalanan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang