PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) bersiap mulai mendistribusikan Suzuki e?Vitara kepada konsumen di Indonesia dalam waktu dekat. Mobil listrik murni pertama Suzuki untuk pasar domestik tersebut sebelumnya resmi meluncur di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. “Kalau tidak salah handover bisa dimulai dari minggu ini,” kata Deputy Managing Director Sales and Marketing 4W SIS Dony Ismi Himawan Saputra di Jakarta, Rabu (11/3/2026). Ilustrasi Suzuki e-Vitara Meski demikian, ia belum dapat mengungkapkan jumlah pemesanan maupun unit yang bakal diserahkan ke konsumen karena angkanya masih terus bergerak dan rekapitulasi baru akan dilakukan akhir bulan mendatang. “Angka pastinya nanti kami informasikan di akhir bulan, pada saat sudah selesai tutup. Sekarang angkanya masih bergerak,” ujar dia. Dony menambahkan, perkembangan penjualan ritel kendaraan tersebut juga dapat dilihat melalui laporan industri yang dirilis oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). “Data retail juga bisa dilihat di Gaikindo bulan Maret 2026 nanti ya,” kata Dony. Sebagai informasi, model ini hadir sebagai SUV listrik yang dibangun di atas platform HEARTECT-e dengan dimensi panjang 4.275 mm, lebar 1.800 mm, tinggi 1.640 mm, serta jarak sumbu roda 2.700 mm. Suzuki menyebut desainnya mengusung konsep 'Metal Beast', yang memadukan kesan futuristik dengan karakter tangguh khas SUV. Tampilan depan masih menyerupai mobil konvensional, tetapi dipadukan dengan lampu 3-point LED matrix sebagai identitas. Vitara Meluncur di IIMS 2026 Dari sisi teknis, kendaraan ini menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 61 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 428 kilometer dalam kondisi penuh. Motor listriknya menghasilkan tenaga 128 kW atau sekitar 174 Tk dengan torsi 193 Nm yang disalurkan ke roda depan melalui sistem eAxle. Untuk menunjang keselamatan berkendara, mobil ini dilengkapi teknologi ADAS melalui Suzuki Safety Support, seperti Adaptive Cruise Control, Lane Keep Assist, Blind Spot Monitor, hingga Rear Crossing Traffic Alert. Di Indonesia, model tersebut dipasarkan dengan harga Rp 755 juta untuk varian one tone dan Rp 758 juta untuk two tone (OTR Jakarta). KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang