Suzuki baru meluncurkan mobil listrik pertamanya, e Vitara, di Indonesia. Meski begitu, Suzuki sudah memikirkan soal limbah baterai jika mobil milik konsumennya harus diganti baterai.Hariadi, Asst. to Aftersales Department Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), mengatakan konsumen tak perlu soal limbah baterai mobil listrik e Vitara dalam beberapa tahun ke depan. Menurutnya, Suzuki sudah menyiapkan pengolahan limbah baterai tersebut."Kita semua tahu baterai ini kapasitasnya sangat besar. Kami dari Suzuki sudah memikirkan bagaimana penanganan limbahnya. Jadi kalau konsumen yang masa pakainya sudah habis misalnya di atas 10 tahun, kustomer menghubungi bengkel resmi kita. Baterai bekasnya kita yang akan tangani. Jadi konsumen tidak perlu lagi memikirkan bagaimana buangnya, cara memusnahkan limbahnya, itu semua sudah kita pikirkan," kata Hariadi di IIMS 2026 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta. Suzuki e Vitara mengadopsi baterai LFP berkapasitas 61 kWh. Sekali cas sampai penuh, mobil ini bisa melaju sampai 428 km. Suzuki e Vitara bisa dicas menggunakan charget AC Type 2 dan fast charging arus DC CCS2.Suzuki sudah menyiapkan layanan purnajual untuk e Vitara ini. Termasuk special tool dan mekanik khusus yang akan menangani kendaraan listrik pertama Suzuki tersebut.Untuk layanan purnajual, Suzuki menawarkan gratis suku cadang dan jasa perawatan berkala hingga 50.000 km/30 bulan. Kemudian ada garansi baterai lithium 8 tahun atau 160.000 km serta garansi ESU (electric supply unit) dan kendaraan selama 5 tahun/100.000 km.Sejak peluncuran dan pendistribusian unit e VITARA kepada konsumen dilakukan, Suzuki memastikan penyediaan fast moving parts berjalan dengan normal dan dapat memenuhi kebutuhan pelanggan ketika melakukan perawatan kendaraan.Selain itu, bagi pelanggan yang ingin memberikan sentuhan personal pada mobilnya melalui opsi aksesoris resmi juga dapat melakukan pre-order di jaringan dealer resmi Suzuki.Selain dukungan teknis, Suzuki juga menyiapkan fasilitas charging station di sejumlah dealer resmi Suzuki. Pelanggan dapat memanfaatkan layanan Booking Charging melalui aplikasi MySuzuki untuk mendapatkan akses pengisian daya di Bengkel Resmi Suzuki.