Suzuki meluncurkan mobil listrik Suzuki e Vitara dengan harga lebih murah. Bahkan, Suzuki e Vitara ini bisa dibeli dengan harga mulai dari Rp 200 jutaan.Tapi perlu dicatat, Suzuki e Vitara versi murah ini meluncur di India, bukan di Indonesia. Maruti Suzuki India memperkenalkan program BaaS (Battery-as-a-Service) untuk Suzuki e Vitara sehingga harga mobil listrik itu turun. BaaS adalah program penjualan mobil listrik dengan skema penyewaan baterai.Harga BaaS untuk e Vitara mulai dari 1.099.000 rupee (Rp 204 jutaan) plus biaya penyewaan baterai 3,99 rupee (Rp 750) per km. Harga tersebut belum termasuk biaya pengisian daya dan berlaku untuk penggunaan pribadi saja. Harga BaaS tidak termasuk semua pungutan wajib pemerintah seperti pajak jalan, asuransi, dan pungutan pemerintah lainnya. "Strategi EV Maruti Suzuki telah dikembangkan untuk memastikan bahwa e VITARA menjadi pilihan utama EV bagi pelanggan. e VITARA menawarkan jarak tempuh yang mengagumkan lebih dari 543 km, didukung oleh ekosistem pengisian daya 'e for me' yang mencerminkan keandalan yang telah dipercaya pelanggan kami selama beberapa dekade. Kami juga memperkenalkan rencana kepemilikan fleksibel yang menarik dengan BaaS, bersamaan dengan manfaat eksklusif untuk pengguna awal yang menjadikan e VITARA sebagai proposisi yang tak tertahankan," kata Senior Executive Officer, Marketing and Sales, Maruti Suzuki India Limited Partho Banerjee dikutip dari siaran persnya.Peluncuran program BaaS untuk Suzuki e Vitara ini dilakukan lebih dari setahun setelah mobil listrik tersebut pertama kali diperkenalkan. Dengan program ini, Maruti Suzuki berupaya mengatasi kekhawatiran pelanggan terkait harga baterai yang mahal.Suzuki di Indonesia baru saja meluncurkan mobil listrik e Vitara ini. Namun, harga yang ditawarkan Suzuki untuk e Vitara ini terbilang tinggi. Suzuki e Vitara di Indonesia dijual dengan harga mulai dari Rp 755 juta. Ini menjadi mobil termahal Suzuki di Indonesia untuk saat ini.Suzuki e Vitara yang dijual di Indonesia mengadopsi baterai LFP berkapasitas 61 kWh. Sekali cas sampai penuh, mobil ini bisa melaju sampai 428 km. Suzuki e Vitara bisa dicas menggunakan charger AC Type 2 dan fast charging DC CCS2.Sementara itu, di Indonesia ada mobil listrik yang ditawarkan dengan program BaaS seperti e Vitara di India. Jadi, harga pembelian di awal lebih murah. Salah satunya adalah Polytron untuk mobil listrik Polytron G3 dan G3+. Polytron menyediakan opsi sewa baterai dengan tarif Rp 800 per kilometer. Sewa baterai itu minimal jaraknya 1.500 km. Harga bulanan yang perlu dibayar Rp 1,2 juta.Sebagai pembanding jika melakukan pembelian dengan opsi sewa baterai, harga mobil listrik Polytron terpangkas lebih jauh. Polytron G3 opsi sewa baterai itu dijual Rp 299 juta, sedangkan jika memilih opsi pembelian termasuk baterai dikenakan harga Rp 419 juta. Ada selisih Rp 120 juta saat pembelian di awal. Kemudian G3+ dijual Rp 339 juta (opsi sewa baterai) sedangkan untuk pembelian termasuk baterai Rp 459 juta.