Modifikasi mobil keluarga menjadi lebih menarik tanpa menghilangkan fungsi utamanya kini semakin diminati. Hal ini juga dilakukan oleh Abiyyu Dzaki Agrie Nugroho, pemilik Suzuki Grand Vitara asal Cibubur, yang mengusung konsep clean look pada SUV miliknya. Abiyyu menceritakan, awalnya mobil tersebut bukan dibeli untuk dimodifikasi. Grand Vitara lansiran 2023 itu merupakan kendaraan keluarga yang dibeli pada Maret 2023, saat model tersebut baru meluncur di Indonesia. “Awalnya memang yang beli mobil ini (untuk) orang tua dan dipakai keluarga. Kenapa akhirnya memilih mobil ini, karena menurut kami di kelasnya ini yang paling murah dan paling worth it, ditambah bensinnya juga irit,” ujar Abiyyu kepada Kompas.com, Rabu (1/4/2026). Ia juga mengaku sudah lama menggunakan mobil Suzuki, sehingga cukup memahami karakter dan ketahanan produknya. Namun, di awal kemunculannya, desain Grand Vitara justru belum menarik perhatiannya. “Kalau jujur, awal lihat mobil ini sama sekali enggak ada ketertarikan sama desainnya. Ini cuma mobil operasional biasa,” kata dia. Modifikasi Suzuki Grand Vitara Seiring waktu, mobil tersebut kemudian diberikan kepadanya. Dari situlah muncul keinginan untuk melakukan ubahan, meski awalnya hanya sebatas modifikasi ringan. “Awalnya masih standar, belum ada kepikiran modif sama sekali. Tapi seiring berjalannya waktu bosan juga, akhirnya coba modifikasi tipis-tipis dan keterusan sampai sekarang,” ucap Abiyyu. Dalam prosesnya, konsep modifikasi yang diusung cenderung sederhana, yakni clean look. Fokusnya adalah membuat tampilan mobil lebih rapi dan menarik tanpa perubahan ekstrem. Untuk sektor eksterior, ubahan meliputi penggunaan pelek aftermarket BBS CHR yang dibalut ban Dunlop dengan ukuran berbeda depan dan belakang, sistem knalpot custom lengkap, hingga lowering kit custom untuk meningkatkan tampilan stance kendaraan. Selain itu, ada juga penambahan lampu mini projie slim by Hyperion, penambahan side marker, serta sentuhan full blacked out yang membuat tampilannya terlihat lebih tegas. Sementara itu, pada bagian interior masih dipertahankan dalam kondisi standar. Ubahan hanya dilakukan pada filter AC yang diganti menggunakan produk aftermarket. Modifikasi Suzuki Grand Vitara Untuk sektor mesin, modifikasi juga tergolong ringan, yakni penggunaan sistem knalpot full system. Sedangkan pada kaki-kaki, dilakukan penyesuaian melalui penggunaan per dan shockbreaker custom, link stabilizer, serta kombinasi pelek dan ban baru. Abiyyu mengakui, tantangan terbesar dalam memodifikasi Grand Vitara ini justru datang dari minimnya referensi. “Kesulitannya itu di ide. Waktu awal, belum ada gambaran karena belum ada yang modifikasi Vitara ini,” ujarnya. Meski tidak banyak ubahan ekstrem, ia menilai ada satu bagian yang cukup menonjol, yakni penggunaan pelek yang menjadi daya tarik utama tampilan mobil. Adapun proses modifikasi dilakukan secara bertahap sejak Oktober 2023. Hingga kini, pengerjaan sudah berjalan hampir tiga tahun dengan total biaya sekitar Rp 20 jutaan. “Modifnya pelan-pelan, enggak ngebut. Jadi sampai sekarang masih segitu-segitu saja,” kata Abiyyu. Dengan konsep clean look yang sederhana namun tetap fungsional, modifikasi Suzuki Grand Vitara ini menunjukkan bahwa mobil harian pun bisa tampil lebih menarik tanpa harus mengorbankan kenyamanan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang