Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberikan dampak positif terhadap penjualan Suzuki New Carry sepanjang semester pertama 2026. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mencatat, pengadaan kendaraan untuk program tersebut berkontribusi sekitar 10 persen terhadap total penjualan pikap andalannya. Marketing & Value Chain 4W Department Head PT Suzuki Indomobil Sales, Randy R. Murdoko, mengatakan, kontribusi MBG berasal dari penjualan fleet New Carry yang memasok kebutuhan kendaraan operasional program tersebut. Kontribusi MBG Capai 10 Persen Randy menjelaskan, penjualan New Carry terdiri dari segmen retail dan fleet. Khusus penjualan fleet, Suzuki rata-rata mencatat penjualan sekitar 1.200 hingga 1.400 unit per bulan. Selama periode Januari hingga Juni 2026, penjualan fleet New Carry hampir mencapai 10.000 unit. "Jadi salah satu kontribusi New Carry adalah MBG, benar," ujar Randy di sela GIIAS 2026, di ICE BSD, Tangerang, Sabtu (1/8/2026). Ia mengatakan, dari total penjualan fleet tersebut, sekitar 42 persen berasal dari kebutuhan program MBG. "Jadi rata-rata kita menjual fleet itu per bulan bisa 1.200-1.400 unit. Total Januari-Juni fleet-nya saja hampir 10.000. Nah dari 10.000 itu MBG-nya sendiri 42 persen," kata Randy. Menurut dia, jika dihitung terhadap keseluruhan penjualan New Carry selama Januari hingga Juni 2026, kontribusi program MBG mencapai sekitar 10 persen. New Carry Suzuki "Dari total jualan Carry selama Januari-Juni, MBG-nya kurang lebih sekitar 10 persen," ujarnya. Semester II Fokus Perkuat Branding Meski memberikan kontribusi cukup besar, Suzuki menyadari program MBG tidak akan berlangsung selamanya. Karena itu, pada semester kedua tahun ini perusahaan kembali mengalihkan fokus untuk memperkuat penjualan New Carry melalui berbagai aktivitas pemasaran. Randy mengatakan, selama setahun terakhir jaringan diler Suzuki cukup disibukkan dengan pemenuhan kebutuhan kendaraan untuk program MBG. "Kita tahu bahwa proyek ini memang tidak selamanya. Dengan segala dinamika dan progresnya pasti akan ada perubahan," katanya. Menurut dia, kini Suzuki mulai mengembalikan fokus pada peningkatan brand awareness New Carry. Siapkan Roadshow hingga Gathering di Daerah Untuk mendongkrak penjualan, Suzuki akan meningkatkan promosi melalui berbagai kanal, mulai dari digital, above the line (ATL), hingga below the line (BTL). Selain itu, Suzuki juga akan lebih banyak menggelar roadshow dan gathering di berbagai daerah mengingat pasar New Carry tidak hanya terkonsentrasi di kota-kota besar. "Yang kita ingin lakukan di semester dua ini adalah bagaimana meningkatkan awareness dari New Carry. Kita akan banyak promosi, placement, branding, tidak cuma digital, tidak cuma ATL, tapi BTL juga," ujar Randy. Ia menambahkan, Suzuki juga akan memperbanyak kegiatan di daerah untuk menjangkau konsumen kendaraan niaga yang menjadi pasar utama New Carry. "Kita akan banyak roadshow, kita akan lakukan banyak gathering untuk semua konsumen kita. Fokus kita kembali meningkatkan branding dan awareness dari New Carry," kata Randy. Menurut Suzuki, strategi tersebut diharapkan dapat menjaga performa penjualan New Carry meski permintaan dari program MBG nantinya mulai berkurang.