PT Suzuki Indomobil Sales turut menghadirkan konsep kendaraan niaga terbaru dalam ajang Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2026. Salah satu yang menarik perhatian adalah New Carry Angkot Concept yang dirancang sebagai solusi transportasi publik masa depan. Deputy to 4W Sales & Marketing Director SIS, Dony Ismi Saputra, menjelaskan bahwa model tersebut masih berada dalam tahap konsep dan ditujukan untuk menjaring masukan dari masyarakat. "Sebetulnya ini masih dalam tahap konsep. Jadi kami menawarkan konsep angkot atau kendaraan komersial, kendaraan penumpang maupun kendaraan transportasi baru dengan model baru," ucap Dony, di JIExpo Kemayoran, Rabu (8/4/2026). "Kami mendapatkan input atau masukan berkaitan dengan desain dan fungsionalitas yang ada. Saat ini kami display bagaimana dari respon para pengguna, khususnya untuk kendaraan yang akan digunakan sebagai transportasi publik," lanjutnya. Suzuki New Carry Angkot Concept Secara desain, konsep ini mengusung pendekatan modular. Artinya, satu platform kendaraan dapat dikembangkan menjadi berbagai bentuk sesuai kebutuhan. "Sebetulnya ini bentuknya adalah modular, tidak hanya bisa menjadi angkot, tapi juga bisa menjadi model lain seperti box dan lain sebagainya," kata Dony. Dony juga turut mengungkapkan alasan pihaknya memamerkan mobil konsep tersebut. Salah satunya adalah waktu pengerjaan yang diharapkan bisa lebih cepat. "Kedua, secara durabilitas menjadi lebih baik, kemudian yang ketiga adalah efisiensi bahan bakar ini kita bisa tekan karena penggunaan material yang lebih ringan," kata Dony. Suzuki New Carry Angkot Concept Selain itu, konsep kendaraan ini juga dirancang fleksibel agar mudah disesuaikan dengan kebutuhan konsumen di berbagai sektor. "Terakhir, karena ini Tailormade, kami bisa beradaptasi dengan kebutuhan konsumen secara cepat baik itu untuk kendaraan angkot, maupun untuk kendaraan komersial ataupun dalam bentuk yang lain," ucap Dony. Melalui konsep ini, Suzuki ingin menunjukkan potensi pengembangan kendaraan niaga yang tidak hanya fokus pada fungsi angkutan umum, tetapi juga dapat menjawab kebutuhan mobilitas lain dengan pendekatan yang lebih adaptif. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang