Keunggulan Suzuki Fronx untuk Perjalanan Jauh adalah fitur DSBS II Anda mau mudik menggunakan Suzuki Fronx? Nah salah satu rintangan yang sering dihadapi pengemudi ketika melakukan perjalanan mudik adalah rasa lelah, kantuk, atau penurunan konsentrasi. Kondisi tersebut bisa muncul kapan saja dengan beragam sebab, seperti ketika durasi mengemudi sudah terlalu lama, ataupun menghadapi kemacetan terlalu panjang. Nah, demi faktor keselamatan, pengendara membutuhkan asistensi fitur cerdas yang dapat memberikan rasa aman apabila resiko tersebut terjadi. Tahu nggak, salah satu line-up terbaru Suzuki yaitu Fronx punya teknologi yang bisa mengantisipasi terhadap situasi pengendara yang konsentrasinya menurun akibat perjalanan yang panjang dan bisa jadi membosankan. Suzuki Fronx punya fitur Dual Sensor Brake Support II (DSBS II) pada Suzuki Fronx varian SGX. Fitur DSBS II menjadi salah satu peran penting pada teknologi Suzuki Safety Support. Kecanggihan ini menjadi asisten keselamatan aktif yang membantu pengemudi memitigasi risiko di jalan raya.Suzuki Fronx punya banyak fitur ADASSolusi yang ditawarkan oleh Suzuki untuk mengantisipasi kemungkinan seperti tabrakan tersebut, diharapkan bisa menghindari situasi buruk perjalanan mudik tahun lalu. Penggunaan fitur DSBS II diproyeksikan akan menghindarkan pengendara Fronx SGX dari mengalami kejadian serupa.Yulius Purwanto, Head of Marketing 4W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menjelaskan, "Saat mudik, kondisi di jalan sering berubah mendadak, seperti kendaraan di depan yang melakukan pengereman tiba-tiba. Fitur Suzuki Safety support melalui DSBS II hadir untuk memberi peringatan dan bantuan pengereman otomatis, sehingga pengemudi punya waktu lebih untuk bereaksi dan menghindari tabrakan."Bagaimana cara kerja teknologi DSBS II pada Suzuki Fronx?Sinergi Radar & Kamera"Teknologi DSBS II pada Suzuki Fronx SGX mengintegrasikan dua sensor mutakhir, yaitu Monocular Camera dan Millimeter Wave Radar. Sinergi keduanya memungkinkan sistem untuk memantau kondisi jalan di depan secara kontinu, membaca jarak secara akurat, serta mendeteksi objek seperti kendaraan lain maupun pejalan kaki. Kecanggihan tersebut juga sangat membantu ketika kondisi hujan atau mengemudi saat malam hari," jelas Yulius.Suzuki Fronx sudah dilengkapi Suzuki Safety SupportTahapan perlindungan DSBS II meliputi :Forward Collision Warning: Memberikan peringatan visual dan suara saat sistem mendeteksi risiko benturan agar pengemudi dapat segera mengambil tindakan.Forward Collision Damage Mitigation Brake Assist : Memberikan bantuan tekanan pengereman tambahan jika respons pengemudi dinilai kurang memadai dalam situasi darurat.Collision Damage Mitigation Braking Function : Jika sistem mendeteksi risiko tabrakan yang semakin tinggi, fungsi Collision Damage Mitigation Braking akan beroperasi dan rem akan aktif secara otomatis untuk membantu menghindari tabrakan atau meminimalisir kerusakan akibat tabrakan.Nah untuk memastikan perlindungan maksimal pada fitur tersebut, pengemudi diimbau untuk selalu memantau status aktif fitur DSBS II melalui panel instrumen.Jika indikator "DSBS II OFF" menyala (kuning/oranye), artinya sistem sedang dinonaktifkan atau fungsinya terhambat. Dalam kondisi operasional normal, indikator tersebut tidak menyala.Suzuki Fronx raih 5 bintang ASEAN NCAPLalu aktivasi kembali, pastikan tombol/switch DSBS II berada pada posisi aktif (ON) sesuai dengan panduan kendaraan.Terakhir, kebersihan sensor, pastikan area sensor pada grille depan dan kaca depan bersih dari kotoran atau penghalang agar fungsi deteksi tetap akurat.Suzuki menegaskan bahwa DSBS II adalah fitur bantuan pengemudi, bukan pengganti kewaspadaan penuh. Pengoperasian fitur ini harus tetap diiringi konsentrasi selama perjalanan serta teknik pengereman yang tepat agar perjalanan semakin aman."Mudik aman bukanlah tentang siapa yang tercepat, melainkan siapa yang sampai di tujuan dengan selamat. Kami menghimbau pelanggan untuk mengoptimalkan fitur keselamatan yang ada sebagai asisten berkendara. Selain itu, ada baiknya tetap mengutamakan fokus, kondisi fisik prima, serta kepatuhan pada aturan lalu lintas demi mewujudkan perjalanan keluarga secara aman dan menyenangkan," tukas Yulius.