Booth Suzuki di IIMS 2026 Persaingan pasar mobil di Indonesia tidak hanya menarik dilihat dari merek yang paling laris, tetapi juga dari siapa yang pertumbuhannya paling cepat. Data penjualan mobil nasional pada Februari 2026 menunjukkan ada beberapa merek yang berhasil mencatatkan lonjakan cukup signifikan dibanding periode sebelumnya. Dilihat VIVA Otomotif dari data terbaru Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo, Kamis 12 Maret 2026, salah satu merek yang mencuri perhatian adalah Suzuki. Pabrikan asal Jepang tersebut mencatatkan peningkatan penjualan cukup besar secara bulanan. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Berdasarkan data penjualan retail, Suzuki berhasil menjual sekitar 9.035 unit mobil pada Februari 2026. Angka ini melonjak sekitar 64 persen dibanding Januari 2026 yang berada di kisaran 5.501 unit.Lonjakan tersebut membuat posisi Suzuki naik dalam daftar merek mobil terlaris nasional. Merek ini bahkan berhasil menyalip beberapa pesaingnya dan masuk tiga besar penjualan mobil di Indonesia.Selain Suzuki, BYD juga menjadi salah satu merek yang menunjukkan pertumbuhan sangat agresif di pasar otomotif Indonesia. Pabrikan asal China ini mencatatkan peningkatan penjualan yang sangat signifikan secara tahunan.Pada Februari 2026, penjualan BYD tercatat mencapai sekitar 3.596 unit. Angka tersebut melonjak lebih dari 140 persen dibanding Februari 2025 yang hanya sekitar 1.488 unit.Peningkatan tersebut tidak lepas dari tren kendaraan listrik yang mulai semakin diminati konsumen Indonesia. Model seperti BYD Dolphin dan Atto 3 menjadi salah satu produk yang cukup menarik perhatian pasar.Selain BYD, merek baru Jaecoo juga menunjukkan perkembangan yang cukup pesat sejak masuk ke pasar Indonesia. Dalam dua bulan pertama tahun ini saja, penjualan Jaecoo sudah menembus lebih dari 5 ribu unit.Pada Februari 2026, Jaecoo tercatat menjual sekitar 3.028 unit kendaraan di pasar retail. Angka ini menunjukkan bahwa merek baru pun mampu langsung bersaing di pasar otomotif nasional.Sejumlah merek China lain juga mulai memperlihatkan perkembangan yang cukup menarik. Geely, Aion, hingga Xpeng perlahan mulai mencatatkan distribusi kendaraan ke pasar Indonesia meski volumenya masih relatif kecil.Kehadiran merek-merek baru tersebut membuat peta persaingan pasar otomotif Indonesia semakin berwarna. Konsumen kini memiliki pilihan yang semakin banyak di berbagai segmen kendaraan.Tidak hanya merek baru, beberapa merek lama juga menunjukkan tren penjualan yang cukup positif. Mazda misalnya mencatatkan peningkatan penjualan yang cukup baik dibanding tahun sebelumnya.Meski volumenya tidak sebesar merek mass market, pertumbuhan Mazda menunjukkan tren yang sehat. Hal ini menunjukkan bahwa segmen kendaraan premium juga masih memiliki pasar tersendiri di Indonesia. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Di sisi lain, sektor kendaraan komersial juga masih mencatatkan performa yang cukup stabil. Beberapa merek seperti Mitsubishi Fuso bahkan berhasil mencatatkan pertumbuhan yang cukup baik.Hal tersebut menunjukkan bahwa aktivitas logistik dan distribusi di Indonesia masih berjalan cukup aktif. Permintaan kendaraan niaga biasanya berkaitan erat dengan pergerakan sektor ekonomi.