Rencana pemindahan MotoGP Australia ke sirkuit jalan raya mulai 2027 menuai beragam tanggapan dari pebalap. Salah satunya datang dari pebalap KTM, Pedro Acosta, yang menilai konsep tersebut menarik, tetapi juga terasa tidak biasa. Seperti diketahui, MotoGP mengumumkan bahwa Grand Prix Australia akan meninggalkan Sirkuit Phillip Island dan berpindah ke sirkuit jalan raya di Adelaide mulai musim 2027. Trek ini akan menjadi sirkuit jalan raya pertama dalam sejarah MotoGP. Kabar tersebut muncul setelah pemerintah Victoria menolak proposal pemindahan balapan ke Albert Park Circuit. Selanjutnya, kesepakatan dicapai antara penyelenggara MotoGP dan pemerintah Australia Selatan untuk menghadirkan grand prix di Adelaide. Pengumuman ini mendapat respons beragam dari penggemar, karena Phillip Island selama ini dikenal sebagai salah satu trek klasik dalam kalender balap. Acosta mengaku tertarik dengan konsep balapan di sirkuit jalan raya, terutama karena dirinya menyukai ajang road race seperti Isle of Man TT. Pedro Acosta saat berlaga pada MotoGP Qatar 2025 “Balapan di sirkuit jalan raya terdengar cukup bagus, mengingat saya menyukai Isle of Man,” ujarnya, dikutip dari Crash, Jumat (20/2/2026). Namun, ia juga menilai rencana tersebut terasa janggal mengingat balapan yang digelar di jalan umum sebelumnya tidak selalu mendapat dukungan dalam kejuaraan. “Tapi ada banyak orang yang dulu tidak menyukai kejuaraan itu, jadi menurut saya ini cukup aneh," kata Acosta. Acosta menambahkan, Phillip Island merupakan salah satu trek legendaris yang masih tersisa di kalender MotoGP. Karena itu, keputusan meninggalkan sirkuit tersebut memunculkan rasa kehilangan. “Pada akhirnya, saya rasa ini satu-satunya trek legendaris yang masih ada di kalender, sirkuit dari era lama. Cukup sedih kehilangannya dan melihat banyak trek seperti itu bisa hilang dari kalender," kata Acosta. Pandangan serupa disampaikan pebalap Tech3, Maverick Vinales, yang menilai perubahan dalam kejuaraan biasanya memiliki alasan tertentu. Pebalap Tech3 KTM, Maverick Vinales, dipastikan absen dari sisa rangkaian MotoGP Jerman 2025 dan MotoGP Republik Ceko 2025 pekan depan akibat cedera bahu yang dideritanya dalam sesi kualifikasi MotoGP Jerman 2025, Sabtu (12/7/2025). “Jelas Phillip Island adalah sirkuit yang indah, tetapi jika kejuaraan berubah, pasti ada alasannya,” ujar Vinales. “Saya belum berbicara dengan pihak yang bertanggung jawab, tetapi pasti ada berbagai alasan di balik keputusan itu. Kami akan mencoba mendengarkan dan pada akhirnya memahami alasannya.” lanjutnya. Ia juga menegaskan, para pebalap pada akhirnya harus mengikuti keputusan penyelenggara dan beradaptasi dengan situasi baru. “Jadi jika kami harus pergi ke sirkuit lain, kami tetap akan melakukannya. Kami harus menghadapinya dengan cara yang positif," kata Vinales. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang