Komunitas TYCI uji konsumsi BBM Toyota Yaris Cross Hybrid Industri otomotif Indonesia masih menunjukkan peran pentingnya sebagai basis produksi untuk pasar global. Data ekspor kendaraan yang dirilis oleh Gaikindo memperlihatkan sejumlah model buatan pabrik dalam negeri kembali dikirim ke berbagai negara sepanjang Februari 2026. Berdasarkan data ekspor kendaraan utuh atau Completely Built Up (CBU) yang dilihat VIVA Otomotif Sabtu 14 Maret 2026, beberapa model yang diproduksi di Indonesia mencatat volume pengiriman cukup besar. Mobil-mobil tersebut dikapalkan ke berbagai kawasan seperti Asia Tenggara, Timur Tengah, Amerika Latin hingga Oseania. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Model MPV masih menjadi tulang punggung ekspor otomotif nasional pada periode tersebut. Hal ini terlihat dari kuatnya kontribusi model seperti Toyota Avanza dan Toyota Veloz yang secara konsisten dipasarkan di berbagai negara berkembang.Salah satu model yang mencatat ekspor besar pada Februari 2026 adalah Toyota Avanza. MPV tersebut misalnya dikirim ke Meksiko sebanyak 403 unit dan ke Peru 388 unit, sementara pasar Filipina juga menyerap ribuan unit dalam berbagai varian. Model lain yang juga mencatat volume tinggi adalah Toyota Veloz yang diproduksi di Indonesia untuk berbagai pasar ekspor. Pada Februari saja, model ini dikirim ke Saudi Arabia sebanyak 1.048 unit serta ke Filipina 914 unit dan Meksiko 744 unit. SUV ladder frame juga menjadi salah satu produk unggulan ekspor Indonesia. Toyota Fortuner misalnya tercatat dikirim ke sejumlah negara seperti Filipina, Timur Tengah, hingga Australia dengan berbagai varian mesin dan sistem penggerak. Selain SUV besar, model crossover dan SUV kompak juga mulai menunjukkan kontribusi yang signifikan dalam ekspor kendaraan nasional. Contohnya adalah Toyota Yaris Cross yang dalam beberapa tahun terakhir mulai dipasarkan di berbagai negara Amerika Latin dan Asia Tenggara. Pada Februari 2026, Yaris Cross buatan Indonesia tercatat dikirim ke Vietnam sebanyak 1.216 unit untuk salah satu jalur distribusi utama. Selain itu, model ini juga diekspor ke Panama, Peru, hingga sejumlah negara Karibia. MPV modern seperti Toyota Innova Zenix juga mulai memperluas pasar ekspornya. Model ini dikirim ke berbagai negara seperti Filipina, Thailand, hingga kawasan Timur Tengah dengan varian mesin bensin dan hybrid. Sebagai contoh, varian hybrid dari Innova Zenix dikirim ke Filipina sebanyak 633 unit sepanjang Februari 2026. Selain itu, ekspor model ini juga tercatat menuju Thailand, Vietnam, hingga Uni Emirat Arab. Selain Toyota, produsen lain juga ikut berkontribusi dalam ekspor kendaraan dari Indonesia. PT Astra Daihatsu Motor misalnya mengekspor kendaraan komersial ringan seperti Gran Max ke beberapa negara Asia dan Jepang. Gran Max dalam bentuk minibus maupun pikap tercatat dikirim ke Malaysia dan Jepang pada Februari 2026. Model ini menjadi salah satu kendaraan niaga yang cukup diminati karena konstruksinya sederhana dan biaya operasional yang relatif rendah. Secara keseluruhan, ekspor kendaraan CBU Indonesia pada Februari 2026 masih didominasi oleh model MPV dan SUV yang telah lama diproduksi di dalam negeri. Hal ini menunjukkan bahwa kendaraan buatan Indonesia tetap memiliki daya saing di pasar global, terutama di negara berkembang yang membutuhkan mobil tangguh dengan harga kompetitif. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Berikut 10 mobil buatan Indonesia yang paling banyak diekspor pada Februari 2026 berdasarkan data distribusi kendaraan ke berbagai negara tujuan:1. Toyota Yaris Cross2. Toyota Veloz3. Toyota Avanza4. Toyota Fortuner5. Toyota Innova Zenix6. Toyota Rush7. Toyota Raize8. Toyota Lite Ace / Town Ace9. Daihatsu Gran Max10. Mazda Bongo