Kia Carens di IIMS 2025 Produksi tersebut direncanakan mulai November 2026 dan menjadi bagian dari upaya Kia memperkuat daya saing di pasar domestik. Selain memperluas lini produk, pendekatan ini juga dilakukan agar kendaraan yang ditawarkan lebih sesuai dengan kebutuhan konsumen di Indonesia. GULIR UNTUK LANJUT BACA “Kami akan memulai produksi model pertama pada November tahun ini, dengan target tingkat kandungan lokal yang tinggi,” ujar CEO Kia Sales Indonesia, Jong Sung Park di Jakarta.Kia menargetkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang tinggi pada model tersebut, bahkan disebut dapat mendekati 80 persen. Hal ini didukung oleh rencana penggunaan komponen yang telah dilokalisasi, termasuk baterai untuk kendaraan elektrifikasi.Model yang akan diproduksi disebut memiliki keterkaitan dengan lini Carens yang sudah dikenal di pasar global. Namun, spesifikasi serta penyesuaian untuk pasar Indonesia masih dalam tahap finalisasi, sehingga detail produk belum diungkap secara rinci.Selain model awal tersebut, Kia juga menyiapkan kendaraan lain untuk diproduksi secara lokal. Salah satunya adalah MPV tujuh penumpang yang akan diperkenalkan pada tahap berikutnya.“Kami tahu bahwa MPV 7-seater sangat penting di pasar Indonesia. Karena itu, kami akan memperkenalkan model tersebut yang diproduksi secara lokal pada tahun depan,” kata dia.Segmen MPV tujuh penumpang selama ini menjadi salah satu pasar terbesar di Indonesia, sehingga menjadi fokus banyak produsen otomotif. Dengan masuknya Kia ke segmen ini melalui produksi lokal, persaingan diperkirakan akan semakin ketat.Kia juga menyebut bahwa proses lokalisasi dilakukan secara bertahap. Perusahaan masih mempelajari model lain yang berpotensi diproduksi di Indonesia, dengan mempertimbangkan kebutuhan pasar serta hasil analisis internal. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Penggunaan platform global tetap menjadi bagian dari strategi pengembangan produk. Dalam beberapa kasus, basis kendaraan yang digunakan serupa dengan model di negara lain, seperti India. Meski demikian, penyesuaian tetap dilakukan agar sesuai dengan karakter konsumen Indonesia.Melalui langkah ini, Kia mulai membangun fondasi industri di Indonesia, tidak hanya dari sisi penjualan, tetapi juga produksi. Model berbasis elektrifikasi menjadi titik awal sebelum memperluas lini kendaraan lain di pasar domestik.