Pasar Sport Utility Vehicle (SUV) listrik premium berdimensi besar kian ramai. Jika sebelumnya segmen ini didominasi oleh pabrikan Eropa, kini pabrikan Korea Selatan mulai menunjukkan tajinya dengan menghadirkan inovasi yang tidak kalah radikal. Dua nama yang menarik perhatian adalah Volvo EX90 dan Kia EV9. Keduanya menawarkan konfigurasi sasis tiga baris bangku, bertabur teknologi mutakhir, dan performa instan khas mobil ramah lingkungan. Namun, masing-masing membawa filosofi desain dan pendekatan teknis yang bertolak belakang. Eksterior: Elegan Minimalis vs Futuristik Radikal Volvo EX90 mempertahankan DNA asalnya, yakni kemewahan ala Skandinavia yang understated atau tidak berlebihan. Garis desainnya cenderung klimis, melingkar halus, dan mengutamakan efisiensi aerodinamis. Ciri khas lampu utama "Thor’s Hammer" beralih menggunakan teknologi LED matriks digital yang bisa membuka-tutup secara mekanis saat lampu dinyalakan. Kia EV9 GT-Line GIIAS 2025 Bertolak belakang dengan EX90, Kia EV9 tampil lebih berani melalui bahasa desain Bold for Nature. Siluet tubuhnya serba patah, mengotak (boxy), dengan guratan garis tegas yang agresif. Wajah depannya mengadopsi Digital Tiger Face lengkap dengan pendaran Star Map LED vertikal yang futuristik. Secara visual, EV9 terlihat lebih intimidatif di jalan raya dan sukses mengaburkan batas antara mobil konsep dengan mobil produksi massal. Interior: Kemewahan Berkelanjutan vs Kenyamanan Lounge Masuk ke dalam kabin EX90, pengemudi akan disambut oleh aura minimalis yang sangat pekat. Volvo sepenuhnya meniadakan tombol fisik di area dasbor tengah. Semua kendali terpusat pada layar sentuh vertikal berukuran 14,5 inci dengan sistem operasi Google Built-in yang sangat intuitif. Peluncuran Volvo EX90 Material yang digunakan juga berfokus pada aspek keberlanjutan. Alih-alih kulit asli, Volvo menggunakan bahan kain wool premium atau material Nordico hasil daur ulang botol plastik dan bio-resin. Urusan akomodasi bangku baris ketiga, EX90 memberikan ruang kaki yang masih cukup manusiawi untuk penumpang dewasa pas-pasan atau remaja. Sementara itu, kabin Kia EV9 didesain layaknya ruang keluarga berjalan atau lounge. Dasbornya dihuni oleh layar panoramik ganda berukuran 12,3 inci yang masih dipadukan dengan beberapa tombol fisik haptik tersembunyi untuk akses AC dan audio secara cepat. Kia EV9 Earth meluncur di GIIAS 2024 Kelebihan utama EV9 ada pada opsi konfigurasi bangku tengahnya. Kia menawarkan varian Captain Seat dengan fitur Relaxation Mode yang dilengkapi penopang kaki (leg rest), memungkinkannya rebah hingga posisi hampir rebah total (zero-gravity posturing) saat mobil sedang diisi dayanya. Fitur dan Keselamatan: ADAS Pencegah Insiden vs Kepraktisan V2L Sebagai pabrikan yang identik dengan keselamatan, Volvo membekali EX90 dengan perisai pelindung tak kasat mata melalui teknologi ADAS yang canggih. Sistem komputer Nvidia DRIVE mengolah data secara real-time untuk menciptakan pemetaan 360 derajat di sekitar mobil, bahkan mampu mendeteksi pejalan kaki sejauh 250 meter dalam kondisi gelap gulita. Volvo EX90 Pada sisi lain, Kia EV9 tidak kalah mentereng. Mengandalkan basis platform E-GMP, EV9 dibekali fitur Vehicle-to-Load (V2L). Artinya, mobil ini bisa berfungsi sebagai power bank raksasa berdaya hingga 3,6 kW untuk menghidupkan peralatan elektronik rumah tangga saat mati lampu atau ketika sedang berkemah. Fitur serupa dimiliki juga oleh EV9. Sistem keselamatan aktif Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) milik Kia juga sudah sangat lengkap, termasuk Remote Smart Parking Assist 2 yang memungkinkan mobil parkir sendiri tanpa pengemudi di dalam kabin. Namun, EX90 juga tak kalah canggih dan lengkap sistem ADAS-nya. Kia EV9 Earth GIIAS 2024 Baterai, Pengisian Daya, dan Jarak Tempuh Sektor manajemen daya menjadi pembeda teknis paling krusial di antara kedua SUV bongsor ini. Volvo EX90 dibekali dengan baterai berkapasitas masif mencapai 111 kWh (kapasitas bersih 107 kWh). Dengan baterai tersebut, pabrikan asal Swedia ini mengklaim jarak tempuhnya mampu mencapai 510 hingga 600 kilometer berdasarkan pengujian WLTP. Untuk pengisian daya, EX90 mengadopsi arsitektur elektrik 400 Volt dengan kemampuan DC fast charging maksimal 250 kW, yang membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk mengisi dari 10 ke 80 persen. Sementara itu, Kia EV9 mengusung baterai berkapasitas sedikit di bawah kompetitornya, yakni 99,8 kWh untuk varian tertinggi GT-Line AWD. Jarak tempuh maksimalnya berada di angka 497 hingga 541 kilometer (WLTP). Kendati kapasitasnya lebih kecil, EV9 unggul telak berkat arsitektur elektrik 800 Volt. Arsitektur canggih ini mendukung kecepatan pengisian daya ultra-cepat hingga 350 kW, sehingga pengisian daya dari 10 ke 80 persen hanya membutuhkan waktu singkat sekitar 24 menit saja. Volvo EX90 Performa: Tenaga Besar vs Fleksibilitas Berkendara Beralih ke dapur pacu, Volvo EX90 varian Twin Motor Performance sanggup memuntahkan tenaga hingga 510 tk dan torsi monster mencapai 910 Nm yang disalurkan ke empat roda (AWD). Kehadiran suspensi udara aktif dual-chamber membuat bantingan mobil seberat hampir 2,8 ton ini terasa sangat halus sekaligus cekatan saat bermanuver. Akselerasi dari 0-100 kpj tuntas dalam kurun waktu 4,7 detik saja. Sementara itu, di kubu sebelah, Kia EV9 varian GT-Line dibekali motor listrik ganda bertenaga 379 tk dengan torsi maksimal 700 Nm. Jika dilihat di atas kertas, performanya memang berada di bawah Volvo, dengan catatan akselerasi dari posisi diam hingga 100 kpj dalam waktu 5,3 detik. Kendati demikian, Kia menyematkan Drive Mode yang lebih variatif lengkap dengan Terrain Mode (Mud, Sand, Snow) yang memberikan fleksibilitas ekstra saat menemui jalan berpermukaan buruk. Kia EV9 GT-Line Harga Soal harga, Kia EV9 dibanderol lebih murah dibandingkan Volvo EX90. EV9 GT-Line saat ini dipasarkan dengan harga Rp 1,985 miliar (OTR Jakarta. Sedangkan EX90, dijual dengan harga Rp 2,55 miliar (OTR Jakarta). Kesimpulan Volvo EX90 adalah pilihan tepat bagi konsumen yang mendewakan status premium murni, tingkat keselamatan aktif yang paling mutakhir, serta kenyamanan suspensi yang sangat terisolasi khas mobil mewah Eropa. Sedangkan Kia EV9, menjadi opsi yang sangat rasional dan menggoda berkat kepraktisan kabin dengan jok relaksasinya, kemampuan pengisian daya kilat 800V, serta fitur V2L yang sangat fungsional untuk kehidupan sehari-hari, dibungkus dalam kemasan eksterior yang sangat futuristik. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang