Volvo Cars Indonesia kembali menambah jajaran mobil listrik terbarunya di 2026. SUV listrik EX90 resmi dipasarkan dengan banderol Rp 2,55 miliar (OTR Jakarta). Peluncuran ini sekaligus menjadi momentum penting bagi perjalanan portofolio Volvo di pasar nasional. Volvo tidak lagi sekadar meraba pasar atau melakukan penetrasi awal, melainkan langsung tancap gas menyasar konsumen kelas atas yang menginginkan kendaraan tanpa emisi dengan utilitas tinggi. SUV ini diproyeksikan menjadi ujung tombak baru dalam mendongkrak volume penjualan di segmen premium electric vehicle. Khususnya, di tengah-tengah kondisi ekonomi yang tak menentu seperti sekarang ini. Peluncuran Volvo EX90 Strategi bertahap yang dijalankan oleh jenama asal Swedia ini sejatinya telah dirancang sejak jauh hari. Sebelum melangkah penuh ke era Battery Electric Vehicle (BEV) murni melalui lini EX90, Volvo terlebih dahulu membangun fondasi pasar dan mengenalkan teknologi ramah lingkungan secara bertahap kepada konsumen setia mereka di Indonesia. Corporate Planning Assistant Manager Volvo Cars Indonesia Ilham Suryo Aldianto, mengatakan, tahun lalu pihaknya sudah memperkenalkan elektrifikasi melalui mild hybrid. Tahun ini, Volvo fokus ke elektrifikasi lainnya. “Melalui EX90, Volvo Indonesia kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang paling aman, paling cerdas, dan berkelanjutan di masa depan, dengan mobil yang tidak hanya mengarah ke masa depan, tetapi juga menjadi yang pertama tiba di sana,” ujar Ilham, saat peluncuran di Jakarta, Selasa (19/5/2026). Volvo EX90 yang didatangkan secara utuh alias Completely Built Up (CBU) dari Malaysia ini bisa jadi lawan sepadan untuk Kia EV9 GT-Line, BMW iX, dan SUV listrik sekelasnya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang