PT Kia Sales Indonesia memastikan akan meluncurkan model kendaraan listrik (EV) di segmen MPV. Model tersebut adalah Carens EV dan akan diproduksi secara lokal di Indonesia, menjadi langkah penting Kia dalam memperkuat elektrifikasi di pasar domestik. Dalam materi presentasi yang ditampilkan, Kia menyebutkan “MPV EV locally produced in November 2026”, yang mengindikasikan komitmen serius merek asal Korea Selatan ini untuk menghadirkan kendaraan listrik keluarga dengan harga yang lebih kompetitif melalui produksi lokal. CEO Kia Sales Indonesia, Jong Sung Park, mengatakan bahwa periode 2026 hingga 2027 akan menjadi fase krusial bagi KIA di Indonesia. Pasalnya, perusahaan tengah melakukan penyegaran besar-besaran terhadap portofolio produknya. “Tahun ini hingga 2027 akan menjadi tahun yang sibuk bagi Kia di Indonesia. Kami sedang menyusun ulang line-up produk dengan menghadirkan beberapa model baru yang lebih sesuai dengan kebutuhan pasar,” ujar Jong Sung Park, kepada Kompas.com, Senin (28/4/2026). Kia PV5 dipamerkan di IIMS 2026 Selain Carens EV, Kia juga telah menyiapkan sejumlah model lain yang akan diluncurkan secara bertahap. Pada 2026, Kia dijadwalkan menghadirkan Carens versi manual transmi (M/T) untuk memperluas jangkauan pasar di luar Jakarta. Kemudian pada November 2026, selain MPV EV, Kia juga akan memperkenalkan model PV5, yaitu kendaraan listrik berbasis van (BEV) dengan desain modern yang menyasar kebutuhan mobilitas komersial maupun keluarga. Tak berhenti di situ, Kia juga tengah menyiapkan model flagship SUV terbaru, yakni generasi terbaru Sorento yang akan hadir dalam opsi hybrid (HEV) dan diesel, meski waktu peluncurannya masih belum diumumkan secara pasti. Kia Sorento HEV Memasuki 2027, Kia berencana meluncurkan model MPV bermesin konvensional (ICE) dengan konfigurasi 7-penumpang. Selain itu, Kia juga menyiapkan model baru di segmen B-SUV serta kendaraan pick-up double cabin, yang menunjukkan ekspansi serius ke berbagai segmen pasar. Tak hanya fokus pada produk, Kia juga memperkuat strategi bisnisnya melalui ekspansi jaringan diler. Saat ini, Kia menargetkan pembukaan hingga 40 diler baru sepanjang tahun ini guna meningkatkan jangkauan layanan dan memperkuat kepercayaan konsumen. Langkah agresif ini menunjukkan bahwa Kia tidak hanya ingin bermain di segmen niche, tetapi juga mulai membangun fondasi sebagai pemain volume di Indonesia. Apalagi dengan hadirnya Carens EV produksi lokal, Kia berpotensi masuk ke pasar MPV listrik yang saat ini masih minim pemain, sekaligus menantang dominasi merek China di segmen EV. Dengan kombinasi strategi produk baru, elektrifikasi, dan ekspansi jaringan, Kia tampak serius mengubah peta persaingan otomotif nasional dalam beberapa tahun ke depan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang