Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq Kabar mengejutkan datang dari dunia politik dan penegakan hukum di Indonesia. Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, dikabarkan terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sebuah operasi yang dilakukan di wilayah Semarang. Peristiwa tersebut langsung menyita perhatian publik karena terjadi di lokasi yang tidak biasa. Berdasarkan informasi yang beredar, penangkapan itu terjadi saat Fadia Arafiq sedang mengisi daya mobil listrik di sebuah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Momen tersebut membuat publik ikut menyoroti gaya hidup serta aset yang dimiliki oleh kepala daerah tersebut. Salah satu yang ikut menjadi perhatian adalah koleksi kendaraan yang tercantum dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).Dari data tersebut, dilihat VIVA Otomotif Kamis 5 Maret 2026, tampak bahwa Fadia Arafiq memiliki kendaraan yang cukup menarik untuk disorot. Koleksi tersebut memperlihatkan kombinasi antara kendaraan keluarga yang fungsional dan mobil mewah yang identik dengan kalangan pejabat.Dalam laporan tersebut tercatat dua unit mobil yang dimiliki oleh Fadia Arafiq. Keduanya berasal dari segmen yang berbeda, mulai dari MPV besar hingga mobil premium yang sering digunakan pejabat di Indonesia.Mobil pertama yang tercatat adalah Hyundai Minibus tahun 2013. Berdasarkan kategorinya, kendaraan tersebut diyakini sebagai Hyundai H-1 atau yang juga dikenal dengan nama Starex di beberapa pasar.Mobil ini dilaporkan sebagai hasil sendiri dengan nilai taksiran sekitar Rp200 juta. Meski sudah berusia lebih dari satu dekade, Hyundai H-1 dikenal sebagai salah satu MPV besar yang memiliki daya tahan cukup baik.Pada masanya, Hyundai H-1 menjadi salah satu pesaing kuat di segmen MPV bongsor. Mobil ini menawarkan kabin yang sangat luas sehingga mampu menampung hingga 9 sampai 12 penumpang.Selain itu, Hyundai H-1 juga dikenal dengan pilihan mesin yang cukup tangguh. Model ini hadir dengan mesin diesel 2.5 liter VGT serta opsi mesin bensin 2.4 liter yang cukup populer di Indonesia.Kabin luas menjadi salah satu keunggulan utama mobil tersebut. Banyak pengguna memilih H-1 karena kenyamanannya yang sering diibaratkan seperti hotel berjalan untuk perjalanan jarak jauh.Sementara kendaraan kedua yang tercatat dalam LHKPN adalah Toyota Alphard tipe X 2.4 A/T tahun 2018. Mobil ini dilaporkan memiliki nilai sekitar Rp980 juta dan juga tercatat sebagai hasil sendiri.Toyota Alphard dikenal sebagai salah satu MPV premium yang sering digunakan oleh pejabat maupun kalangan pengusaha di Indonesia. Desainnya yang besar serta kabin yang mewah membuat mobil ini identik dengan kendaraan kelas atas. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Meski tipe X merupakan varian paling dasar dari keluarga Alphard, fitur kenyamanan yang ditawarkan tetap tergolong tinggi. Mobil ini tetap menghadirkan kabin lega serta berbagai fasilitas yang mendukung kenyamanan penumpang.Toyota Alphard 2018 dibekali mesin empat silinder berkapasitas sekitar 2.5 liter yang dipadukan dengan transmisi otomatis CVT. Kombinasi tersebut membuat mobil ini dikenal halus saat dikendarai serta nyaman untuk perjalanan jarak jauh