Aliran uang dari kasus korupsi yang menjerat Bupati Pekalongan Fadia Arafiq turut mengalir ke suaminya, Mukhtaruddin Ashraff Abu. Menilik harta kekayaannya, Ashraff punya dua koleksi mobil mewah.Dikutip dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Ashraff terakhir kali menyampaikan hartanya pada 30 Maret 2025. Dia memiliki kekayaan sebesar Rp 42,2 miliaran. Sebagian besar asetnya merupakan tanah dan bangunan senilai Rp 35,4 miliar, kas dan setara kas Rp 1,4 miliar, harta lainnya Rp 2,3 miliar.Khusus isi garasinya, Ashraff punya dua mobil merek asal Jerman dengan nilai Rp 3,1 miliar:1. Mobil, Bayerische Motoren Werke (BMW) IX1 tahun 2009, hasil sendiri, senilai Rp 1,4 miliar2. Mobil, BMW X5 tahun 2015, hasil sendiri, Rp 1,7 miliarAshraff diperiksa KPKAliran uang dari kasus korupsi yang menjerat Bupati Pekalongan Fadia Arafiq turut mengalir ke suaminya, Mukhtaruddin Ashraff Abu."Hari ini Rabu (29/4), KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi dugaan tindak pidana korupsi benturan kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan," kata jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Rabu (29/4/2026)."AA, Komisaris PT Raja Nusantara Berjaya tahun 2023-2024," tambahnya.Ashraff Abu, yang kini juga menjabat anggota Komisi X DPR RI, mendirikan perusahaan bernama PT Raja Nusantara Berjaya bersama anak mereka, Muhammad Sabiq Ashraff, yang juga merupakan anggota DPRD Pekalongan. Perusahaan itu bergerak di bidang penyediaan jasa dan aktif menjadi vendor di Pemkab Pekalongan.Ashraff merupakan Komisaris PT RNB, sementara Sabiq merupakan direktur pada 2022-2024. Fadia mengganti Sabiq dari posisi direktur dengan Rul Bayatun, yang merupakan orang kepercayaannya.Fadia memerintahkan perangkat daerah untuk memenangkan perusahaannya dalam pengadaan tender jasa outsourcing. Kemudian perusahaan keluarga Fadia sendiri mendapat Rp 46 miliar sejak 2023 hingga 2026 yang kemudian dibagi-bagikan.Berikut rinciannya:Bupati Pekalongan Fadia Arafiq sebesar Rp 5,5 miliar;Suami Fadia, Ashraff, sebesar Rp 1,1 miliar;Direktur PT RNB Rul Bayatun sebesar Rp 2,3 miliar;Anak Fadia, Sabiq sebesar Rp 4,6 miliar;Anak Fadia, Mehnaz Na sebesar Rp 2,5 miliar;Serta dilakukan penarikan tunai sebesar Rp 3 miliar.