Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya sedang menyedot atensi setelah menyebut Wakil Bupati Amir Hamzah sebagai mantan napi. Menilik sisi lain dari kedua kepala daerah ini ternyata punya selera otomotif yang berbeda.Harta itu tercantum dalam Laporan Harta Kekayaan Lembaga Negara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hasbi menyampaikan hartanya pada 23 Agustus 2024. Dia punya total kekayaan Rp 10.745.158.811 (Rp 10,7 miliaran).Isi Garasi HasbiMayoritas hartanya merupakan aset tanah dan bangunan senilai Rp 9,9 miliaran. Kemudian harta bergerak lainnya Rp 105 juta, kas dan setara kas Rp 299.702.811. Khusus isi garasinya dia mendaftarkan tiga mobil, rinciannya:1. Toyota Kijang Innova tahun 2013 senilai Rp 150 juta2. Audi A4 tahun 2009 senilai Rp 175 juta3. Toyota Hilux tahun 2020 senilai Rp 435 jutaIsi Garasi AmirSementara itu, Amir Hamzah terakhir kali menyampaikan hartanya pada 21 Agustus 2024. Dia memiliki total kekayaan sebesar Rp 5.257.600.000 (Rp 5,2 miliaran).Soal isi garasi, Amir memiliki nilai sebesar Rp 525 juta. Hanya dua mobil yang didaftarkan, antara lain:1. Mitsubishi Pajero Sport Dakar Ultimate 4x4 tahun 2019 dengan taksiran harga Rp 450 juta2. Toyota Avanza E VVT-i tahun 2008 senilai Rp 75 jutaDi luar isi garasi, Hasbi membantah menghina dan mengatakan bahwa yang terjadi pada Amir Hamzah merupakan sebuah prestasi.Mulanya Hasbi mengungkit bahwa Amir Hamzah pernah mendapatkan penghargaan atas pencapaian dari mantan narapidana menjadi wakil kepala daerah."Salah, itu memang intonasi saya seperti itu. Tapi Pak Amir itu pernah mendapatkan penghargaan dari Indopos.co, bahwa beliau mantan warga binaan yang menjadi wakil bupati, artinya itu sebagai sebuah prestasi," kata Hasbi dikutip detikNews Selasa (31/3/2026).Di sisi lain, Wakil Bupati Amir menilai pernyataan Hasbi yang menyebutkan mantan narapidana tidak pantas. Amir mengatakan pernyataan itu bisa merugikan Hasbi secara politik.Amir kemudian menyinggung Hasbi yang gagal menjadi anggota DPR pada Pileg sebelumnya. Dia juga mengungkit keberhasilan menjadi Bupati Lebak karena ada andil orang tua Hasbi, Mulyadi Jayabaya atau JB."Bupati harus ingat jangan merasa menang karena dia saja, harus ingat, Bupati kemarin kalah menjadi calon anggota DPR, ini (menang pilkada) faktor JB (Jayabaya) dan saya," tambahnya.Ketegangan antara Bupati dan Wabup Lebak terjadi saat kegiatan halalbihalal digelar di Pendopo Bupati Lebak, Senin (30/3). Awalnya, Hasbi memberikan sambutan dan arahan kepada ASN untuk menjalankan tugas dan fungsi sesuai dengan peraturan yang berlaku."Wakil bupati dalam Undang-Undang ASN Pasal 66 itu tugasnya jelas, tidak boleh bermain-main dengan kepala dinas ke rumahnya. Dalam pasal tersebut disebutkan, jika didelegasikan atau bupati berhalangan, hanya itu tugas wakil bupati," kata Hasbi dalam sambutannya.Setelah itu, Hasbi menceritakan masa lalu Amir Hamzah yang pernah menjadi narapidana dalam kasus suap sengketa Pilkada 2013. Amir dinyatakan menyuap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar."Uyuhan (masih mending) mantan napi jadi wakil bupati, bersyukur," kata Hasbi di depan Amir.