Pengemudi Yaris Ngotot Tak Terima Ditegur Aksi berbahaya terekam kamera dashcam di Tol Jakarta–Cikampek KM 32 dan viral di media sosial. Seorang pengemudi Toyota Yaris menghentikan mobilnya secara tiba-tiba di jalur kanan atau jalur cepat, lalu turun dan menantang pengemudi mobil di belakangnya. Peristiwa ini terjadi belum lama ini. Insiden bermula ketika pengemudi Yaris disebut melaju pelan di jalur kanan. Karena merasa terhalang, pengemudi di belakangnya memberi klakson. Namun bukan menepi, pengemudi Yaris justru memilih berhenti mendadak di jalur cepat dan keluar dari kendaraan.Seperti dikutip VIVA Otomotif dari akun media sosial, Rabu 7 Januari 2026, dalam video, terlihat ia berjalan ke arah mobil perekam sambil berkata, “Jagoan lu?” ucap pengemudi Toyota Yaris dengan nada menantang. Pengemudi di belakang mencoba menjelaskan bahwa jalur kanan bukan untuk melaju santai.“Bang kalau mau pelan ke tengah bang. Ini gue ada bukti kameranya. Kalau lu mau pelan ke tengah aja ngapain ke kanan,” ucapnya dari dalam mobil.Aksi berhenti di jalur cepat jelas sangat berbahaya. Selain berpotensi memicu kecelakaan beruntun, tindakan tersebut juga melanggar aturan lalu lintas karena jalur kanan di jalan tol diperuntukkan bagi kendaraan yang ingin mendahului. Beruntung tidak terjadi tabrakan dalam insiden ini. Dalam unggahan akun yang membagikan rekaman tersebut, disebutkan bahwa setelah menyadari tindakannya direkam dashcam, pengemudi Yaris akhirnya kembali ke mobilnya dan melanjutkan perjalanan. Warganet Geram: “Bisa Nyetir Tapi Tak Paham Aturan” Video viral ini langsung menuai banyak reaksi warganet yang kesal dengan sikap arogan sang pengemudi.Seorang warganet menuliskan komentar pedas,“Inilah banyak orang bisa nyetir tapi nggak ngerti rambu lalu lintas. Bagi pelanggar itu mungkin cuma hiasan mempercantik jalan aja, nggak ngerti artinya. Dikasih tahu yang benar malah nggak terima.”Komentar lain meminta tindakan tegas dari pihak berwenang.“Tilang aja nih. Udah salah, malah ngajak berantem. Itu mobil berhenti di lajur cepat lagi. Fix fatal dan membahayakan,” tulis warganet lainnya.Banyak netizen juga mengingatkan pentingnya etika berkendara. Jalur kanan bukan untuk cruising santai, melainkan hanya digunakan untuk mendahului kendaraan lain. Jika ingin berjalan pelan, pengemudi seharusnya berada di jalur tengah atau kiri.Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. Namun video tersebut sudah viral dan kembali membuka diskusi soal kesadaran berkendara dan kedisiplinan pengguna jalan tol di Indonesia.