Motor listrik dengan sistem sewa atau tukar baterai menawarkan kemudahan bagi pengguna karena tidak perlu membeli baterai sendiri. Namun apa yang terjadi jika pemilik ingin beralih menggunakan baterai pribadi yang dipasang secara permanen atau baterai tanam. Abdullah dari Dolland Motor Electric, bengkel spesialis perbaikan dan perawatan motor listrik di Bekasi, Jawa Barat, mengatakan, peralihan tersebut memungkinkan dilakukan, tetapi tidak cukup hanya dengan mengganti baterai. Ada sejumlah komponen yang perlu disesuaikan karena motor listrik dengan sistem sewa atau tukar baterai umumnya memiliki sistem elektronik yang terintegrasi dengan baterainya. “Untuk penyesuaiannya, kalau ingin menggunakan baterai pribadi, ada beberapa hal yang perlu dilakukan," kata Abdullah kepada Kompas.com, belum lama ini. Baterai motor listrik Baterai dan BMS Dolland mengatakan, selain baterainya, salah satu komponen yang mesti diganti ialah BMS atau Battery Management System. Komponen ini merupakan sistem yang bertugas memantau dan mengelola kondisi baterai, termasuk tegangan, suhu, serta perlindungan terhadap kondisi pengisian dan penggunaan yang tidak sesuai. Pada motor listrik dengan sistem sewa atau tukar baterai, komunikasi antara BMS dan komponen kendaraan menjadi bagian penting dari pengoperasian motor. Informasi dari baterai dapat diteruskan melalui sistem elektronik kendaraan, termasuk untuk ditampilkan pada speedometer. "Biasanya, motor yang menggunakan sistem tukar baterai atau sewa baterai memakai jalur data dari controller BMS ke speedometer," kata Abdul panggilannya. "Jadi, ketika menggunakan baterai umum atau general, datanya biasanya tidak terbaca sehingga motor tidak bisa berjalan," ujarnya. Karena itu, penggunaan baterai pribadi yang tidak kompatibel dapat menyebabkan informasi baterai tidak terbaca. Dalam kondisi tertentu, motor juga bisa tidak beroperasi atau mengalami pembatasan performa. Bengkel motor listrik Dolland Motor Electric di Bekasi, Jawa Barat "Kalaupun motor bisa berjalan, kecepatannya akan terbatas, seperti dibatasi. Biasanya, penyesuaiannya dilakukan dengan mengganti baterai dengan baterai umum yang menggunakan BMS umum," ujarnya. Kontroler Menurut Abdullah, penyesuaian juga dapat dilakukan dengan mengganti controller bawaan menggunakan controller umum yang sesuai. "Kemudian, controller juga diganti dengan controller umum. Jika speedometer tidak bisa membaca data, komponen tersebut juga perlu diganti,” katanya. Selain controller, speedometer juga perlu diperhatikan. Komponen ini berfungsi menampilkan informasi kendaraan, termasuk data baterai. Jika speedometer bawaan tidak kompatibel dengan BMS dan sistem baterai pengganti, komponen tersebut perlu disesuaikan atau diganti agar informasi dapat terbaca.