Memilih antara sewa baterai atau membeli baterai sendiri menjadi pertimbangan penting bagi pengguna motor listrik. Sebab, jika baterai pribadi rusak dan tidak ditanggung garansi, biaya penggantiannya untuk mendapatkan performa yang tetap mumpuni bisa cukup besar. Hal itu diungkapkan Abdullah, pemilik bengkel spesialis motor listrik, Dolland Motor Electric, berdasarkan pengalamannya sendiri menggunakan baterai pribadi dan baterai sewa pada dua motor listrik yang berbeda. Ilustrasi baterai motor listrik Beli Sendiri Tanpa Garansi Menurut Abdullah, merakit baterai pribadi dengan kapasitas besar yang setara dengan baterai sewaannya memerlukan biaya sekitar Rp13 juta. Nilai itu murni untuk membeli unit baterai, tanpa ada jaminan garansi seperti pada baterai sewa. Artinya, jika baterai rusak atau performanya menurun di kemudian hari, seluruh biaya perbaikan atau penggantian komponen menjadi tanggungan pengguna sendiri. Selain itu, casing yang digunakan pada baterai rakitan tersebut hanya berbahan stainless, berbeda dengan casing baterai pabrikan yang lebih tahan terhadap air. Bandingkan dengan biaya sewa baterai berkapasitas sama, yang menurut Abdullah hanya sekitar Rp 2,4 juta per tahun. Biaya sewa itu sudah termasuk jaminan penggantian apabila terjadi penurunan performa baterai, sehingga pengguna tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan di luar biaya sewa tahunan. "Kalaupun ada penurunan daya yang sudah mulai signifikan atau mengganggu, kita tinggal klaim saja," kata Abdullah kepada Kompas.com, Senin (31/8/2026). Menurun di Tahun Ketiga Abdullah mengaku sempat merakit baterai pribadi berkapasitas besar untuk motor listriknya. Namun, dari pengalamannya, ketahanan baterai tersebut mulai terasa menurun sejak tahun ketiga pemakaian, ditandai dengan berkurangnya kapasitas dan jarak tempuh. Ia menjelaskan, saat battery pack dibongkar untuk perbaikan, sel-sel di dalamnya biasanya sudah memiliki perbedaan voltase yang cukup tinggi dibandingkan kondisi awal. Kondisi itu turut memengaruhi daya dan performa yang dihasilkan baterai. Karena tidak ada garansi seperti pada baterai sewa, perbaikan untuk mengembalikan performa baterai pribadi ke kondisi mumpuni pun membutuhkan biaya yang tidak kecil, dan itu sepenuhnya ditanggung oleh pengguna. Servis baterai motor listrik Dari seluruh pengalamannya, Abdullah menyimpulkan bahwa sewa baterai unggul dari sisi kepastian biaya, karena risiko penurunan performa maupun kerusakan sudah tercakup dalam skema klaim. Sebaliknya, membeli baterai menyimpan potensi biaya penggantian yang besar di kemudian hari jika performanya turun dan tidak ada lagi garansi yang menanggung. Pemilihan sistem baterai, kata Abdullah, tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan mobilitas dan kemampuan finansial masing-masing pengguna, mengingat setiap sistem memiliki struktur biaya dan risiko yang berbeda.