Auto2000 memperluas strategi bisnis di tengah persaingan industri otomotif yang semakin ketat, dan kondisi pasar kendaraan baru yang belum sepenuhnya pulih. Jaringan diler dan bengkel resmi Toyota ini, tidak hanya mengandalkan penjualan mobil baru dan layanan purnajual, juga melihat bisnis mobil bekas sebagai salah satu sumber pertumbuhan baru di masa depan. Chief Executive Auto2000 Anton Jimmi Suwandy mengatakan, pasar mobil bekas memiliki potensi yang terus berkembang. Terutama karena semakin banyak konsumen yang membutuhkan alternatif kendaraan dengan harga lebih terjangkau. "Nah, ada satu lagi yang mungkin saya rasa bisnis yang akan tumbuh juga ke depan adalah mobil bekas," kata Anton di Jakarta, Kamis (4/6/2026). Anton Jimmi Suwandy, Chief Executive Officer (CEO) Auto2000, jaringan diler dan bengkel resmi Toyota. Ia menjelaskan, langkah tersebut didukung oleh sinergi di dalam Grup Astra. Seperti diketahui, Astra telah memiliki keterlibatan dalam platform jual beli kendaraan OLX, yang kemudian membuka peluang kolaborasi lebih luas dengan jaringan Auto2000. "Jadi kebetulan Astra International masuk di OLX, kita juga banyak kerja sama. Nah, Auto2000 sendiri juga sudah mulai menjual mobil bekas. Jadi tidak hanya menjual mobil baru," ujar Anton. Menurut dia, kehadiran bisnis mobil bekas memungkinkan Auto2000 menawarkan pilihan yang lebih beragam kepada konsumen. Selama ini, tidak semua calon pembeli yang datang ke diler memiliki anggaran yang cukup untuk membeli kendaraan baru. Ilustrasi body n cat Auto2000 "Jadi, konsumen datang ke cabang kita mau beli mobil baru. Oh, ternyata budget-nya terbatas. Oh, mungkin bisa ditawarkan dengan mobil bekas, menggunakan stok dari OLX," kata Anton. Pendekatan tersebut dinilai mampu memperluas jangkauan pasar. Anton mengungkapkan bahwa respons pasar terhadap strategi tersebut mulai menunjukkan hasil positif. "Penjualannya mulai mengalami peningkatan. Saya rasa ini juga potensi ke depannya yang bisa kita tingkatkan. Jadi ekosistem dari konsumen ini, saya rasa dulu kita hanya melihat dari mobil baru, tapi sekarang kita juga melihat dari Astra, dari mobil bekas juga," ujarnya. Perusahaan melihat peluang pertumbuhan yang masih besar, terutama dengan semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan yang lebih terjangkau. "Strategi ini saya rasa akan kita kembangkan," kata Anton. Ilustrasi pengecekan mesin Auto2000 Anton mengatakan, OLX sudah berdiri cukup lama. Adapun intensitas kerjasama meningkat dalam sekitar satu tahun terakhir. Auto2000 berupaya menghadirkan proses yang lebih mudah dan terintegrasi melalui kolaborasi dengan berbagai pihak di dalam ekosistem Astra. "OLX kayaknya sudah cukup lama ya, beberapa tahun yang lalu. Tapi kerja samanya intens mungkin satu tahun belakangan ini," ujarnya. "Satu, kerja samanya banyak di trade-in (tukar tambah). Jadi konsumen kan pasti kalau mau beli mobil, pengen menjual mobil lamanya juga. Nah, ini juga poin-poin konsumen juga," kata Anton. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang