JAKARTA, KOMPAS.com – Jika pada awal kemunculannya banyak pembeli motor listrik yang sekadar ingin mencoba, kini mayoritas sudah memahami keuntungan yang ditawarkan. CEO Indomobil Emotor Pius Wirawan mengatakan, pembeli motor listrik saat ini bukan sekadar ingin coba-coba melainkan jauh lebih matang dibanding beberapa tahun lalu. "Menurut saya di awal motor listrik ini berkembang, yang mana itu 2-3 tahun yang lalu. Kalau sekarang menurut saya sudah lebih dewasa," kata Pius menjawab Kompas.com, di Jakarta belum lama ini. PT Indomobil eMotor Internasional resmi meluncurkan Indomobil eMotor Tyranno Ia menjelaskan, konsumen kini cenderung lebih rasional dalam mengambil keputusan. Mereka tidak lagi membeli hanya karena tren, tetapi sudah mempertimbangkan aspek efisiensi biaya dalam jangka panjang. "Mereka mempelajari dan bisa berhitung dalam 3 tahun saja ini investasi balik modal. Karena 3 tahun kan hematnya bisa sampai 20 juta lebih," kata Pius. Indomobil Emotor Internasional (IEI) resmi meluncurkan skuter listrik Sprinto pada gelaran Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025. Menariknya, sebagian pembeli motor listrik juga berperan sebagai penyebar informasi kepada masyarakat luas. Pembeli pertama ini membagikan pengalaman penggunaan motor listrik melalui berbagai platform, sehingga membantu meningkatkan pemahaman publik. "Banyak pembeli itu yang menjadikan motor listrik sebagai entry level atau jembatan menjadi reviewer," kata Pius. "Mereka ini menceritakan pengalaman dia. Dia mendapatkan audiens banyak orang yang sebetulnya ingin tahu tentang produk motor listrik," ujarnya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang