Beragam artikel Otomotif Kompas.com kembali menjadi perhatian pembaca. Mulai dari pilihan skema kepemilikan baterai motor listrik, efisiensi kendaraan listrik untuk pengemudi ojol, hingga langkah ALVA menghadirkan paket berlangganan baterai yang lebih fleksibel. Kabar lain yang tak kalah menarik datang dari BYD yang terus memperluas jaringan Flash Charging di China. Sementara itu, Francesco Bagnaia kembali menghadapi kendala performa Ducati GP26 usai gagal finis pada MotoGP Aragon 2026. Berikut lima berita populer Otomotif Kompas.com, Senin (31/8/2026): 1. Baterai Motor Listrik: Lebih Baik Beli, Sewa, atau Tukar? Test ride motor listrik Alva N3 Harga baterai masih menjadi salah satu pertimbangan utama masyarakat ketika hendak membeli motor listrik. Dengan teknologi baterai lithium yang kini menjadi standar, harga kendaraan bisa ikut terdorong karena baterai menjadi salah satu komponen termahal. Kondisi tersebut kemudian melahirkan sejumlah skema kepemilikan baterai. Konsumen tidak lagi hanya dihadapkan pada pilihan membeli motor listrik sekaligus baterainya, tetapi juga bisa memilih sewa baterai atau menggunakan sistem battery swap. Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli) Budi Setiyadi mengatakan, masing-masing skema memiliki sasaran pengguna yang berbeda. 2. Motor Listrik untuk Ojol: Solusi Hemat atau Justru Tambah Beban? Motor listrik Yadea Motor listrik kerap digadang-gadang sebagai solusi untuk menekan biaya operasional pengemudi ojek online (ojol). Maklum, pekerjaan ojol menuntut kendaraan bekerja hampir sepanjang hari sehingga pengeluaran untuk bahan bakar dan perawatan menjadi salah satu komponen biaya terbesar. Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli) Budi Setiyadi mengatakan, pengemudi ojol dan kurir menjadi salah satu kelompok yang paling merasakan efisiensi penggunaan motor listrik. 3. BYD Bangun 10.000 Stasiun Flash Charging dalam Enam Bulan Flash charging BYD sudah capai 10.000 unit di China BYD mencatatkan pencapaian baru dalam pengembangan infrastruktur kendaraan listrik di China. Pabrikan asal Negeri Tirai Bambu tersebut telah meresmikan stasiun Flash Charging ke-10.000 pada 28 Agustus 2026. Dikutip dari Carnewschina.com, Senin (31/8/2026), peresmian dilakukan di lokasi utama BYD yang berada di Distrik Longhua, Shenzhen. Pencapaian ini menjadi bagian dari target besar perusahaan untuk membangun 20.000 stasiun pengisian daya cepat di seluruh China hingga akhir 2026.