Jenis baterai menjadi salah satu pertimbangan penting dalam pengembangan kendaraan listrik, termasuk dari sisi keselamatan. Salah satu teknologi yang banyak digunakan adalah Lithium Iron Phosphate (LFP), yang dikenal memiliki karakter lebih stabil dibandingkan Nickel Manganese Cobalt (NMC). Raihan Wiradibrata, R&D Engineer Gotion, menjelaskan bahwa LFP memiliki struktur kimia dengan ikatan fosfat yang kuat. Gotion sebut porsi harga baterai mobil listrik kini turun menjadi 40-50 persen. Karakter tersebut membuat sel baterai lebih stabil ketika menghadapi suhu tinggi maupun kondisi ekstrem. "LFP (Lithium Iron Phosphate) lebih aman daripada NMC (Nickel Manganese Cobalt) karena memiliki struktur kimia ikatan fosfat yang sangat kuat," ujar Raihan kepada Kompas.com belum lama ini. Menurut dia, struktur tersebut membuat LFP lebih tahan terhadap panas dan memiliki risiko thermal runaway yang lebih rendah. Ion dari logam tanah jarang hasil inovasi mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS). Thermal runaway merupakan kondisi ketika suhu di dalam sel meningkat secara tidak terkendali dan dapat memicu kerusakan hingga kebakaran. Selain itu, LFP juga memiliki karakter pelepasan oksigen yang lebih rendah ketika berada pada kondisi suhu tinggi. LFP Lebih Stabil terhadap Panas Raihan menjelaskan, perbedaan struktur kimia menjadi salah satu faktor yang membuat LFP memiliki karakter keselamatan berbeda dari NMC. BYD Seal terbakar di China Pada kondisi suhu tinggi, material NMC disebut dapat melepaskan oksigen yang berpotensi memperparah proses pembakaran. Sementara itu, struktur LFP mampu menahan ikatan oksigennya dengan lebih kuat. "Kalau dicolok (ditusuk) itu cuma berasap saja. Kami pernah coba di pabrik, dibakar pakai bensin atau dicolok itu cuma berasap, bukan yang meledak atau menyembur api," kata Raihan. Meski demikian, kondisi sebuah mobil listrik tidak hanya bergantung pada sel baterai. Ketika baterai sudah dirangkai menjadi battery pack, terdapat banyak komponen lain yang ikut menentukan aspek keselamatan. Gotion berencana membuat sel baterai kendaraan listrik di Indonesia "Kalau NMC dia bisa menyembur kayak petasan (venting) dan bisa meledak. Tapi kalau sudah bicara satu paket baterai (battery pack), faktornya banyak banget. Bisa jadi di busbar-nya atau kabelnya," ujarnya.