Baterai motor listrik yang akan dipakai untuk kendaraan operasional Makan Bergizi Gratis (MBG), EMMO JVX GT, dianggap terlalu kecil. Padahal, tunggangan tersebut akan difungsikan sebagai 'kendaraan tempur' harian.EMMO JVX hanya menggunakan baterai 72V 31Ah dengan jarak tempuh maksimum 70 km. Menariknya, kendaraan tersebut dibekali motor listrik dengan rated power 3,8 hingga 7,0 KW. Spesifikasi itu membutuhkan kapasitas baterai yang lebih besar. Sebagai gambaran, motor sekelasnya seperti ALVA Cervo X hanya menggunakan motor listrik dengan power rated 3 KW. Sementara baterainya justru lebih besar, yakni 73.6V 45Ah. Itulah mengapa, jarak tempuhnya lebih jauh."Setahu saya spesifikasi resmi EMMO JVX GT adalah motor rated 3.800 W dengan peak maksimal 7.000 W. Baterai 72V 31Ah (sekitar 2,23 kWh) memang kecil dibanding motor berdaya tinggi," ujar pengamat otomotif senior dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Pasaribu, Jumat (10/4).Motor listrik Emmo JVX GT Foto: Dok. EmmoMenurut Yannes, dalam penggunaan operasional MBG untuk distribusi makanan dan malaju di medan beragam, konsumsi daya realistisnya sekitar 2,5-3 kWh/100 km. Kekurangan terasa saat kendaraan membawa muatan, maka jarak tempuhnya menjadi lebih pendek."Saat muatan berat atau medan kasar, rolling resistance dan kebutuhan torsi melonjak drastis sehingga konsumsi daya bisa naik 2-3 kali lipat (sampai 5-8 kWh/100 km). Akibatnya jarak tempuh langsung anjlok, motor cepat kehabisan daya, dan baterai lebih boros serta mudah panas," kata dia.Padahal, jarak tempuh maksimum 70 km saja terasa pendek. Belum lagi penggunaan real time yang membuat konsumsinya bisa turun ke 50-60 km. Jika ditambah muatan berat dan medan beragam, bukan tak mungkin catatannya berada di bawah 50 km.