Fortuner vs Pajero Sport. GULIR UNTUK LANJUT BACA Di atasnya, tersedia beberapa pilihan seperti Exceed 4x2 otomatis hingga Dakar 4x2. Sementara varian tertinggi Dakar Ultimate 4x4 otomatis dipasarkan di kisaran Rp 700 jutaan, tergantung pilihan warna dan opsi tambahan.Di sisi lain, Toyota Fortuner membuka harga dari Rp 619,5 juta untuk varian 2.7 SRZ 4x2 otomatis. Varian ini menggunakan mesin bensin dan menjadi alternatif bagi konsumen yang tidak membutuhkan mesin diesel. Toyota Fortuner Untuk mesin diesel, Fortuner menawarkan beberapa pilihan, mulai dari varian 2.4 hingga 2.8 liter. Varian tertinggi 2.8 VRZ 4x4 A/T dibanderol hingga Rp 758,4 juta, menjadikannya salah satu SUV ladder frame dengan harga paling tinggi di kelasnya.Jika dibandingkan, selisih harga antara varian terbawah kedua model berada di kisaran Rp 30 jutaan. Pajero Sport unggul dari sisi harga awal yang lebih rendah, sehingga terlihat lebih kompetitif untuk menarik konsumen di entry level.Namun, perbedaan harga tersebut semakin melebar saat masuk ke varian menengah hingga atas. Pada varian tertinggi, gap harga bisa melampaui Rp 50 juta, dengan Fortuner berada di posisi yang lebih mahal.Dari sisi performa, Pajero Sport mengandalkan mesin diesel 2.4L MIVEC turbo yang mampu menghasilkan tenaga hingga 181 PS dan torsi 430 Nm. Mesin ini dikenal efisien sekaligus bertenaga, serta didukung sistem penggerak Super Select 4WD yang memungkinkan pengemudi menyesuaikan mode berkendara sesuai kondisi jalan. Mitsubishi Pajero Sport terbaruSementara itu, Fortuner menawarkan mesin diesel 2.8 liter yang memiliki output lebih besar, yakni mencapai 203,9 PS dan torsi 500 Nm. Angka ini memberikan keunggulan dalam hal tenaga, terutama untuk kebutuhan akselerasi maupun membawa beban berat.Selain performa, pendekatan fitur juga menjadi pembeda utama. Pajero Sport cenderung menonjolkan kemampuan off-road dengan fitur seperti mode berkendara untuk berbagai medan serta Hill Descent Control. Fitur ini memberikan rasa percaya diri lebih saat melintasi jalan berbatu, pasir, atau turunan curam.Fortuner, di sisi lain, lebih fokus pada teknologi keselamatan dan kenyamanan. Beberapa varian telah dilengkapi Toyota Safety Sense (TSS), yang mencakup fitur seperti adaptive cruise control, lane departure alert, serta sistem peringatan tabrakan depan. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Perbedaan strategi ini turut memengaruhi struktur harga masing-masing model. Mitsubishi mempertahankan positioning sebagai SUV dengan nilai kompetitif, sementara Toyota menawarkan lebih banyak varian dan fitur tambahan, termasuk paket GR Parts yang menonjolkan tampilan sporty.Dengan rentang harga yang semakin lebar dari bawah hingga atas, konsumen dihadapkan pada pilihan yang semakin spesifik, baik dari sisi kebutuhan penggunaan, fitur yang diinginkan, maupun preferensi terhadap performa dan teknologi yang ditawarkan.