Baterai menjadi salah satu komponen paling penting sekaligus bernilai tinggi pada sepeda motor listrik. Komponen ini menyimpan energi untuk menggerakkan motor, sehingga kondisinya sangat berpengaruh terhadap penggunaan kendaraan. Hendro Sutono, pegiat kendaraan listrik sekaligus Admin KOSMIK Indonesia, mengatakan, baterai masih menjadi salah satu komponen dengan porsi biaya terbesar pada kendaraan listrik. "Harga baterai masih menjadi porsi pengeluaran terbesar, mencapai 40–50 persen dari total nilai kendaraan," kata Hendro kepada Kompas.com, Selasa (6/10/2026). "Biaya penggantian dihitung berdasarkan kapasitas energi, yaitu kilowatt-hour (kWh)," ujarnya. Baterai motor listrik Gesits Raya G, yang jadi salah satu contoh baterai litium. Menurut Hendro, besaran biaya penggantian baterai berbeda-beda, tergantung jenis dan kapasitas baterai yang digunakan. Masing-masing jenis baterai memiliki karakteristik, kepadatan energi, usia pakai, serta biaya produksi yang berbeda sehingga harga penggantiannya pun tidak sama. "SLA (Sealed Lead Acid) sekitar Rp1,2 juta–Rp 1,8 juta per kWh. Biaya awalnya paling rendah, tetapi usia pakainya lebih pendek dan bobotnya lebih berat," kata Hendro. "LFP (Lithium Iron Phosphate) sekitar Rp 3 juta–Rp 4,5 juta per kWh. Jenis ini menawarkan keseimbangan antara biaya, keamanan, dan durabilitas," ujarnya. "NCM (Nickel Manganese Cobalt) sekitar Rp 3,5 juta–Rp 5 juta per kWh. Jenis ini memiliki densitas energi yang tinggi dan bobot lebih ringan, tetapi biaya produksinya lebih tinggi," katanya. Ilustrasi baterai motor listrik Biaya Dengan kisaran harga tersebut, besarnya biaya penggantian baterai juga akan bergantung pada kapasitas baterai yang digunakan oleh masing-masing motor listrik. Hendro mengatakan, kapasitas baterai yang beredar saat ini umumnya berada di kisaran 1,5–2 kWh. "Rata-rata baterai yang beredar saat ini memiliki kapasitas 1,5–2 kWh dengan kisaran harga mulai dari Rp 7 juta," katanya. Bagi konsumen yang ingin menghindari biaya penggantian baterai sekaligus, terdapat alternatif lain melalui skema kepemilikan baterai. "Selain membeli baterai pengganti, ada opsi lain bagi konsumen yang tidak ingin terbebani biaya penggantian baterai, yaitu menggunakan sistem baterai sewa," ujar Hendro. Servis baterai motor listrik Tak Harus Beli Baru Kendro mengatakan ketika kapasitas baterai mulai menurun, konsumen tidak selalu harus langsung mengganti seluruh baterai dengan unit baru. Keputusan tersebut bergantung pada kondisi baterai, sistem kendaraan, layanan purnajual produsen, serta jenis baterai yang digunakan. Karena itu, calon pembeli sebaiknya mencari tahu terlebih dahulu berapa harga baterai pengganti untuk model yang akan dibeli dan bagaimana prosedur penggantiannya. Informasi tersebut penting karena harga baterai bisa menjadi pengeluaran besar apabila suatu saat diperlukan penggantian.