JAKARTA, KOMPAS.com - Persiapan mudik umumnya lebih banyak difokuskan pada kondisi kendaraan dan kesiapan pengemudi. Namun, ada aspek lain yang sering luput dari perhatian adalah kondisi fisik penumpang. Perjalanan jarak jauh membutuhkan stamina yang baik dari seluruh orang di dalam mobil agar perjalanan tetap aman dan nyaman. Menurut Sony Susmana, Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), kondisi fisik yang prima tidak hanya dibutuhkan oleh pengemudi, tetapi juga penumpang yang ikut dalam perjalanan. “Penumpang juga perlu istirahat cukup sebelum perjalanan. Kalau mereka kelelahan, suasana di dalam mobil bisa ikut tidak kondusif dan berpengaruh pada konsentrasi pengemudi,” ujarnya kepada Kompas.com, Rabu (4/3/2026). Ilustrasi mudik dengan mobil MPV. Sony menjelaskan, penumpang yang kelelahan cenderung lebih mudah rewel, kurang sabar, atau bahkan mengganggu fokus pengemudi. Hal ini bisa membuat pengemudi harus membagi perhatian antara kondisi jalan dan situasi di dalam kabin. Selain itu, penumpang yang dalam kondisi segar juga dapat berperan membantu pengemudi selama perjalanan. Misalnya dengan menjadi teman berbincang, membantu memantau kondisi jalan, hingga mengingatkan waktu untuk beristirahat. “Perjalanan jauh itu idealnya kerja tim. Penumpang bisa menjadi co-driver yang membantu menjaga pengemudi tetap fokus dan tidak cepat lelah,” kata Sony. Ia juga mengingatkan pentingnya mengatur jadwal perjalanan dengan baik, termasuk menentukan waktu dan lokasi untuk beristirahat. Jangan menunda istirahat ketika tubuh sudah mulai memberikan tanda lelah atau mengantuk. Menurut Sony, memaksakan perjalanan dalam kondisi lelah bisa membuat kemampuan otak dalam mengambil keputusan menurun, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan di jalan. Karena itu, selain mempersiapkan kendaraan secara maksimal, pemudik juga perlu memastikan seluruh penumpang dalam kondisi fit agar perjalanan mudik berlangsung lebih aman dan nyaman. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang