Ilustrasi touring jarak jauh naik motor Perjalanan jarak jauh menggunakan sepeda motor selalu menghadirkan pengalaman tersendiri. Selain bisa menikmati pemandangan dan suasana di sepanjang jalan, pengendara juga dapat merasakan kepraktisan yang sulit didapat dari moda transportasi lain. Namun di balik sensasi kebebasan itu, touring jarak jauh menyimpan tantangan tersendiri, baik dari sisi stamina pengendara maupun kesiapan kendaraan. Tak jarang, pengendara mengeluhkan rasa pegal bahkan kelelahan setelah menempuh perjalanan panjang.Kondisi ini sering terjadi akibat kurangnya persiapan dan minimnya pemahaman tentang teknik berkendara yang benar. Oleh karena itu, perlu perencanaan matang agar perjalanan tetap aman, nyaman, dan menyenangkan. “Perjalanan jauh bukan sekadar tentang sampai ke tujuan, tetapi bagaimana kita bisa tiba dengan selamat dan tanpa cedera,” ujar Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati (WMS), Agus Sani, dikutip VIVA Otomotif dari keterangan resmi, Rabu 12 November 2025.Sebagai Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Jakarta–Tangerang, WMS melalui Safety Riding Promotion (SRP) terus mengingatkan pentingnya persiapan sebelum touring. Berikut lima tips aman dan nyaman yang bisa diterapkan sebelum memulai perjalanan jauh: 1. Pastikan Kondisi Motor dalam Keadaan PrimaPeriksa tekanan angin ban, rem, oli mesin, dan kondisi rantai atau V-belt. Jika ada komponen yang aus, segera lakukan perawatan di bengkel resmi. Motor yang tidak prima bisa meningkatkan risiko kelelahan dan menurunkan kenyamanan. 2. Istirahat Cukup Sebelum BerkendaraKondisi tubuh yang fit sangat penting. Pastikan tidur cukup minimal enam hingga tujuh jam sebelum berangkat. Bila mulai merasa lelah di perjalanan, segera berhenti dan beristirahat di tempat aman. 3. Atur Posisi Tubuh Saat BerkendaraPosisi duduk yang tepat membantu mengurangi pegal. Duduklah di bagian tengah jok, punggung tegak, dan bahu rileks. Pengendara motor kopling bisa menjepit tangki agar stabil, sedangkan pengguna motor matik menjaga keseimbangan dengan menempelkan paha pada sisi jok.4. Jaga Ritme BerkendaraKonsistensi lebih penting daripada kecepatan. Gunakan kecepatan stabil sesuai kondisi jalan dan batas yang berlaku. Saat touring bersama rombongan, jaga jarak aman dengan pengendara di depan.5. Patuhi Rambu dan Etika Berlalu LintasGunakan helm berstandar SNI, jaket pelindung, sarung tangan, dan sepatu tertutup. Nyalakan lampu utama di siang hari, serta gunakan lampu sein saat berpindah jalur. Ingat, keselamatan lebih utama dibanding kecepatan.