Calon pembeli mobil bekas harus ekstra teliti untuk memastikan mendapatkan unit yang tidak memiliki riwayat tabrakan berat atau pernah terguling. Pasalnya, kerusakan akibat kecelakaan tidak selalu terlihat dari tampilan luar. Cat yang mulus dan bodi yang mengilap belum tentu menjamin struktur mobil dalam kondisi sehat. Pemilik jasa inspeksi kendaraan PT Inspector Indonesia Expert, Lukman Hakim, mengatakan ada beberapa titik krusial yang wajib diperhatikan saat mencurigai mobil bekas tabrakan. Pilar pada mobil Salah satu bagian struktur yang paling penting untuk dicek adalah pilar A, B, dan C. Sebab kondisi pilar menjadi acuan pakai mobil pernah terguling atau tidak. “Pengecekan rangka serta pilar A, B, dan C sangat penting. Dari situ kita bisa mengetahui apakah mobil pernah memiliki riwayat terguling atau mengalami tabrakan besar," kata Hakim kepada Kompas.com, Selasa (24/2/2026). "Posisi pilar A, B, dan C berada di sisi atas kanan dan kiri bodi mobil. Jadi, kalau di area tersebut titik lasnya sudah tidak presisi atau terdapat dempulan, bisa dipastikan mobil pernah mengalami kecelakaan,” ujarnya. Pasar mobil bekas diklaim lesu pada 2025 Kenapa Penting? Secara sederhana, pilar A adalah tiang penyangga di sisi kaca depan, pilar B berada di tengah (antara pintu depan dan belakang), sedangkan pilar C terletak di bagian belakang kabin. Hakim mengatakan, ketiga pilar ini merupakan bagian dari struktur utama atau “tulang” mobil. Jika mobil pernah terguling, area atap dan pilar biasanya menerima beban paling besar. Karena itu, bekas perbaikan di titik ini sering menjadi indikator kuat adanya kecelakaan berat. Tanda-tandanya bisa berupa titik las yang tidak rapi, tidak simetris antara sisi kanan dan kiri, hingga adanya lapisan dempul tebal yang menutupi bekas perbaikan. 4 mobil terlibat tabrakan beruntun di ruas jalan tol dalam kota kawasan Semanggi arah Cawang, Jakarta Selatan, Rabu (23/2/2022). Bullhead Selain pilar, titik lain yang perlu diperhatikan adalah bullhead depan, yakni bagian kanan, kiri, dan tengah struktur depan mobil. Bullhead merupakan bagian rangka yang berada di balik bumper dan panel luar. Komponen ini menjadi salah satu tulang utama yang menopang kekuatan struktur depan kendaraan. "Tabrak ringan tidak sampai ada proses perbaikan pada rangka/tulangannya, tidak sampai ada lasan ulang atau ketokan bengkel atau bahkan sejarah pergantian frame/tulangannya," ujar Hakim. "Kalau tabrak berat, bullhead dan frame nampak strukturnya bengkok, ada bekas lasan, keriting dan hasil coating test menunjukan angka dempulan tebal," kata Hakim. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang