Insiden kecelakaan yang melibatkan SUV Jetour T2 di ruas Tol Jagorawi beberapa waktu lalu sempat memicu perhatian publik dan menimbulkan sejumlah pertanyaan dari calon konsumen. Namun, PT Jetour Sales Indonesia mengeklaim bahwa peristiwa tersebut tidak berdampak signifikan terhadap minat masyarakat terhadap Jetour T2 maupun produk Jetour secara keseluruhan. Sales Director PT Jetour Sales Indonesia, Michael Budihardja, mengakui bahwa insiden tersebut memang memunculkan banyak pertanyaan dari konsumen. mobil Jetour T2 terbakar usai kecelakaan Meski demikian, setelah mendapatkan penjelasan yang utuh, mayoritas konsumen dapat memahami situasi yang terjadi. “Kalau dibilang pengaruh, memang banyak yang bertanya. Tapi setelah kita jelaskan, banyak juga yang menerima. Karena kalau kita lihat, itu kan kecelakaan, dan banyak faktor eksternal yang tidak bisa kita kendalikan. Jadi sejauh ini masih oke,” kata Michael di JIExpo Kemayoran, Jumat (13/2/2026). Michael menambahkan, kepercayaan konsumen terhadap Jetour T2 juga tercermin dari capaian penjualan yang terus bertambah. Hingga Februari 2026, Jetour T2 diklaim telah terjual lebih dari 1.000 unit di Indonesia. Ilustrasi peresmian diler baru Jetour di Bandung “Delivery per akhir Januari kemarin sekitar 180-an unit. Awal Februari ada tambahan delivery sekitar 60 sampai 80 unit. Jadi totalnya sekitar 200 unit lebih sampai (ke konsumen) awal Februari sebelum IIMS,” ujarnya. Menurut Jetour, keterbukaan informasi dan penjelasan mengenai kronologi kejadian menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan konsumen. Perusahaan menilai insiden tersebut sebagai kecelakaan lalu lintas yang dipengaruhi oleh faktor eksternal, bukan disebabkan oleh masalah pada kualitas produk. Penyerahan unit Jetour T2 Sebelumnya, Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah, juga menegaskan bahwa animo masyarakat terhadap produk Jetour secara nasional masih terjaga hingga saat ini. “Kalau dari kita animo tidak berkurang, animo masih secara nasional juga ya,” ujar Ranggy di JIExpo Kemayoran, Kamis (5/2/2026). Ranggy menambahkan bahwa aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama Jetour dalam menghadirkan produk ke pasar Indonesia. Komitmen tersebut diterapkan sejak tahap pengembangan hingga proses distribusi kendaraan. Jetour T2 XWD “Kami juga selalu komitmen terhadap keselamatan. Itu elemen yang paling penting ketika kita ciptakan produk dan kami pastikan produk yang diproduksi oleh Jetour Indonesia, didistribusikan oleh Jetour Indonesia sesuai dengan standar keselamatan keamanan di Indonesia maupun di global,” kata dia. Dengan klaim respons konsumen yang tetap positif serta penjualan yang terus berjalan, Jetour optimistis Jetour T2 akan tetap mendapat tempat di pasar SUV Tanah Air. Ke depan, perusahaan menegaskan akan terus menjaga transparansi, memberikan edukasi kepada konsumen, serta memastikan setiap produk memenuhi standar keselamatan nasional dan global. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang